Puan Minta Pemda Tracing Pemudik yang Menerobos Pos Penyekatan

Oleh Delvira Hutabarat pada 12 Mei 2021, 16:35 WIB
Diperbarui 12 Mei 2021, 16:35 WIB
FOTO: Tolak Diputarbalikkan, Pemudik Motor Matikan Kendaraan di Posko Penyekatan Kedungwaringin
Perbesar
Sejumlah pemudik motor mematikan kendaraannya di kawasan posko penyekatan mudik di Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (10/5/2021). Sejumlah pemudik motor mematikan kendaraannya untuk menolak diputarbalikkan oleh petugas di posko penyekatan mudik. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah daerah melakukan tracing pemudik yang menerobos penyekatan di beberapa titik larangan mudik. Hal itu disampaikan Puan saat meninjau Tol Cikampek, di Cikarang Barat, Jawa Barat, Rabu (12/5/2021).

“Kami memantau yang terjadi di lapangan, termasuk kabar ribuan pemudik yang melewati batasan mobilitas selama berlakunya aturan peniadaan mudik. Saya mengingatkan agar disiapkan prosedur dan antisipasinya jika akhirnya ada semacam arus balik pergerakan dari orang-orang yang lolos itu,” kata Puan.

Politikus PDI Perjuangan itu mengaku khawatir setelah mendengar hasil tes random yang dilakukan pemerintah terhadap pemudik seiring dengan pengetatan yang dilakukan Polri di 381 lokasi serta Operasi Ketupat. Dari 6.742 pemudik yang dites, 4.123 di antaranya terkonfirmasi positif.

Sebanyak 4.123 pemudik yang terkonfirmasi positif Covid-19 itu, kata Puan, harus dilacak keberadaannya guna memutus rantai penyebaran virusnya.

“Saya harap pemerintah daerah bergerak penuh melakukan tracing terhadap orang-orang ini,” ucapnya

 

2 dari 3 halaman

Jumlah yang Tinggi

“Ini angka yang sangat tinggi dan perlu dilacak benar-benar. Kita perlu tahu posisi mereka sekarang di mana? Ke mana mereka setelah dinyatakan hasil tes-nya positif, apakah diisolasi atau kembali bergerak?” sambung Puan.

Selain melakukan tracing, Puan meminta pemerintah menyiapkan fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan untuk mengantisipasi gelombang peningkatan kasus Covid-19 usai Lebaran nanti.

“Kita tidak ingin terjadi peningkatan jumlah kasus Covid-19 pasca lebaran, tetapi kita harus selalu siap,” ungkapnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓