Indonesia Kirim Bantuan 200 Oxygen Concentrators ke India Tangani Pandemi Covid-19

Oleh Delvira Hutabarat pada 12 Mei 2021, 13:19 WIB
Diperbarui 12 Mei 2021, 13:19 WIB
India Kekurangan Oksigen Diterjang Badai Covid-19
Perbesar
Pekerja memuat tabung oksigen di stasiun pengisian di pinggiran Prayagraj, India, pada 23 April 2021. Otoritas India bergegas membawa tangki oksigen ke rumah sakit tempat pasien COVID-19 tercekik di tengah gelombang virus corona terburuk di dunia. (AP Photo/Rajesh Kumar Singh)

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah mengirimkan bantuan hibah kemanusiaan kepada India untuk menangani pandemi Covid-19. Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi menyatakan bantuan kemanusiaan ini adalah bentuk solidaritas Indonesia untuk India.

"Bantuan kemanusiaan yang akan dikirimkan ini berupa 200 unit oxygen concentrators," kata kata Menlu dalam konferensi pers YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (12/5/2021).

Sebelumnya pada 10 Mei pemerintah bersama asosiasi dan pelaku industri Indonesia juga telah mengirimkan 1.400 tabung oxygen cylinders ke India. Bantuan kemanusiaan ini adalah wujud solidaritas bangsa dan rakyat Indonesia kepada India.

"Bantuan kemanusiaan ini diharapkan dapat membantu India dalam menangani pandemi Covid-19," kata dia.

Retno menyatakan Indonesia dan India merupakan sahabat lama dan bermitra sejak era Presiden Sukarno.

"Indonesia dan India mitra strategis. Persahabatan dua negara telah terjalin sejak masa Presiden Sukarno dan Perdana Menteri Jawaharlal Nehru sampai sekarang di masa pemerintahan Presiden Jokowi dan Perdana Menteri Modi," ujarnya.

 

2 dari 3 halaman

Jalin Kerja Sama Sejak Sukarno

Terkait penanganan pandemi, India- Indonesia menurut Retno telah bekerja sama sejak awal untuk pengadaan bahan baku vaksin.

"Saya ingat betul karena saya langsung melakukan komunikasi dengan Menteri Luar Negeri India bagaimana pemerintah India memfasilitasi sehingga ekspor bahan baku obat yang pada saat itu sangat diperlukan oleh Indonesia dapat diperoleh Indonesia, India juga berperan penting dalam mendukung pengadaan vaksin melalui kerangka multilateral melalui COVAC facility," jelas Retno.

Selain itu, Retno menyampaikan bahwa bantuan yang dikirimkan untuk negara sahabat bukanlah hal pertama. Sebelumnya Indonesia pernah kirimkan bantuan ke Wuhan, Tiongkok dan Palestina.

"Indonesia juga memberikan bantuan kepada sahabat kita di Palestina, dan negara-negara pasifik Indonesia juga berkontribusi melalui CEPI untuk mendukung akses setara vaksin bagi semua negara,” tandasnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓