Bank Mandiri Taspen Salurkan Bantuan untuk Korban Siklon Seroja di NTT

Oleh Liputan6.com pada 12 Mei 2021, 07:07 WIB
Diperbarui 12 Mei 2021, 12:23 WIB
Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) memberikan bantuan kepada keluarga korban bencana alam Siklon Seroja yang terjadi di wilayah Kupang, Nusa Tenggara Timur.
Perbesar
Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) memberikan bantuan kepada keluarga korban bencana alam Siklon Seroja yang terjadi di wilayah Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Liputan6.com, Jakarta Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) memberikan bantuan kepada keluarga korban bencana alam Siklon Seroja yang terjadi di wilayah Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Acara penyerahan tersebut dihadiri oleh Kepala Pelaksana BPBD PROV NTT Bpk. Isyak Nuka ST. MT beserta Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD PROV NTT Bpk. Richard Pelt dan Kepala Cabang Bank Mantap Kupang Jonathan L. Mboeik di Aula Kantor Gubernur Nusa Tenggara Timur di Jalan El Tari No.52 Kota Kupang, Selasa, 11 Mei 2021.

Kepala Cabang Bank Mantap Kupang Joanathan L Mboeik bantuan ini merupakan bagian dari upaya Bank Mantap untuk selalu hadir untuk masyarakat dan menunjukan rasa empati terhadap sesama, khususnya di daerah yang terkena bencana alam yang terjadi di wilayah ini.

"Di kota Kupang ini, Bank Mantap menyerahkan bantuan sebesar Rp. 50 Juta kepada BPBD untuk di salurkan kepada korban-korban bencana alam siklon seroja yang terdampak di wilayah Nusa Tenggara Timur," ujar Jonathan.

Jonathan pun berharap dengan bantuan bencana ini dapat bermanfaat bagi para korban bencana serta memberikan citra positif perseroan kepada masyarakat.

 

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Scroll down untuk melanjutkan membaca

182 Orang Meninggal

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nusa Tenggara Timur (NTT) menyampaikan data keseluruhan korban bencana alam dampak siklon tropis seroja yang melanda pada 4 April 2021. Per 28 April 2021, sebanyak 182 orang telah meninggal dunia.

"Korban meninggal 182 orang," kata Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD NTT, Sintus Carolus dalam Rakor Tim Intelijensi Penanggulangan Bencana yang disiarkan melalui YouTube BNPB Indonesia, Kamis (29/4/2021).182 Korban meninggal tersebut tersebar di 10 kabupaten dan kota di NTT. Yakni Flores Timur 72, Lembata 46, Alor 29, Kabupaten Kupang 12, Malaka 11, Kota Kupang 6, Sabu Raijua 3, Rote Ndao 1, Ende 1 dan Sikka 1 orang meninggal dunia.

"Sementara itu, korban hilang 47 orang tersebar di 6 kabupaten dan kota," sambungnya.

Sintus menjelaskan, selain korban meninggal dan hilang, tercatat ada 184 orang mengalami luka-luka akibat bencana alam dampak siklon tropis seroja di NTT. Adapun total pengungsi sebanyak 84.876 jiwa, tersebar di 63 titik pada 10 kabupaten dan kota.

"Fasilitas umum rusak 3.494 dan 21 dari 22 Kabupaten dan kota terdampak," ucapnya.

 

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya