H-1 Lebaran, Stasiun Senen Berangkatkan 800 Penumpang Khusus Non Mudik

Oleh Liputan6.com pada 12 Mei 2021, 11:43 WIB
Diperbarui 12 Mei 2021, 11:43 WIB
Hiruk Pikuk Stasiun Pasar Senen Jelang Pelarangan Mudik Lebaran 2021
Perbesar
Calon penumpang kereta api jarak jauh menanti waktu keberangkatan di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Sabtu (1/5/2021). Calon penumpang KA Jarak Jauh memilih berangkat lebih awal sebelum jatuh tempo batas pelarangan mudik lebaran 2021 pada 6 hingga 17 Mei 2021, (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Liputan6.com, Jakarta Stasiun Pasar Senen, Jakarta, memberangkatkan sekitar 800 orang penumpang khusus non mudik pada H-1 Lebaran, Rabu (12/5/2021). 

"Jumlahnya fluktuatif dan dinamis. Beberapa hari lalu ada lebih tinggi, tapi hari ini sekitar 800 orang," kata Kepala Humas PT KAI Daerah Operasi I Jakarta Eva Chairunisa di Pasar Senen, Jakarta Pusat.

Menurut dia, jumlah itu mengalami penurunan jika dibandingkan keberangkatan pada H-2 yang mencapai 1.071 orang.

"Seluruh rangkaian berangkat okupansi sudah dibatasi hanya 70 persen maksimal dari total seluruh ketersediaan tempat duduk," katanya.

Berdasarkan pantauan Antara, para calon penumpang memadati stasiun Pasar Senen mengingat keberangkatan terakhir pukul 09.30 WIB.

Tidak ada antrean dan kepadatan calon penumpang pada H-1 Lebaran, karena alur keberangkatan sudah melalui pengaturan dari petugas mulai cetak tiket otomatis, registrasi untuk tes usap antigen atau GeNose, verifikasi berkas hingga memasuki kereta.

Adapun di Stasiun Pasar Senen melayani tiga perjalanan kereta api (KA) jarak jauh dengan tujuan akhir Tegal, Purwosari, dan Purwokerto.

Tiga jadwal perjalanan jarak jauh itu dilayani KA Serayu, Tegal Ekspres dan Bengawan yang semuanya kelas ekonomi.

 

Persyaratan Bagi Penumpang Khusus Non Mudik

Adapun jadwal keberangkatan di Stasiun Pasar Senen, yakni KA Bengawan dengan rute Pasar Senen-Purwosari berangkat pukul 06.30 WIB.

Kemudian, KA Tegal Express rute Pasar Senen-Tegal berangkat pukul 09.20 WIB, dan KA Serayu rute Pasar Senen-Purwokerto via Bandung berangkat pukul 09.30 WIB.

Kereta tersebut khusus melayani penumpang khusus non mudik dengan sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi.

Adapun perjalanan non mudik itu yakni perjalanan dinas atau bekerja, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka anggota keluarga meninggal, ibu hamil, dan persalinan.

Semua keperluan non mudik itu harus melengkapi syarat membawa surat izin tertulis yakni surat izin keluar masuk (SIKM) dari kepala desa atau lurah setempat yang bertanda tangan basah atau elektronik.

Selain itu, melengkapi surat tugas apabila perjalanan dinas.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓