Jelang Lebaran, Kemenag Lakukan Pengawasan ke Rumah Potong Hewan

Oleh Liputan6.com pada 09 Mei 2021, 11:33 WIB
Diperbarui 09 Mei 2021, 13:28 WIB
Pemeriksaan Kesehatan Hewan Kurban di Tengah Pandemi
Perbesar
Petugas Pusyankeswannak Dinas KPKP DKI Jakarta melakukan pengawasan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di Rumah Potong Hewan (RPH) Cakung, Jakarta, Jumat (10/7/2020). Kegiatan ini dilakukan untuk kesejahteraan hewan di tempat penampungan. (merdeka.com/Imam Buhori)

Liputan6.com, Jakarta Jelang Lebaran perayaan hari raya Idul Fitri Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama (Kemenag) melakukan pengawasan ke rumah potong hewan (RPH) di Tapos, Deok, Jawa Barat.

Kapus Pembinaan dan Pengawasan BPJPH Siti Aminah mengatakan, pengawasan dilakukan untuk memastikan tidak ada ketimpangan dalam implementasi regulasi, khususnya terkait Jaminan Produk Halal (JPH).

"Kami melakukan pengawasan memang sudah lama dengan Kementerian Pertanian, khususnya Direktorat Kesmavet. Pengawasan produk halal dilakukan di RPH, ritel, maupun pasar tradisional. Jangan sampai pelaksanaan penyediaan daging tidak sesuai regulasi jaminan produk halal," kata Siti dalam keterangan pers, Minggu (9/5/2021).

Sementara itu Direktur Kesmavet Kementerian Pertanian Syafii Ma'arif mengungkapkan bahwa keterlibatan Kemenag dan Kementerian terkait ini merupakan amanah regulasi.

"Dalam Undang-Undang kita jelas sekali menyatakan bahwa setiap produk hewan, baik itu dari luar maupun dari dalam negeri, yang beredar di NKRI ini harus memiliki sertifikat veteriner dan sertifikat halal," jelas dia.

2 dari 3 halaman

Memantau Harga Daging

Sementara itu Asdep Pengembangan Agribisnis Peternakan dan Perikanan Kemenko Perekonomian Puji Setio menambahkan, pengawasan dilakukan sekaligus untuk memantau stabilitas harga daging.

Salah satunya ketersediaan bagi masyarakat menjelang lebaran.

"Kita pastikan seluruh ketersediaan pasokan daging menjelang lebaran. Oleh sebab itu, kami sama-sama dengan kementerian pertanian dan K/L lainnya supaya menjaga pasokan daging ini sehingga masyarakat mendapatkan akses terhadap daging-daging dengan kualitas yang baik, halal, dan tentu saja dengan harga yang terjangkau," ungkap Setio.

 

Reporter: Intan Umbari/Merdeka.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓