DPR Minta Pengawasan Penerbangan dari Luar Negeri Diperketat

Oleh Liputan6.com pada 08 Mei 2021, 21:59 WIB
Diperbarui 08 Mei 2021, 21:59 WIB
FOTO: H-1 Larangan Mudik, Bandara Soekarno Hatta Ramai Calon Penumpang
Perbesar
Calon penumpang pesawat mengantre saat lapor diri di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (5/5/2021). Jumlah pergerakan pesawat mencapai 740 penerbangan baik datang dan pergi. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syarif Abdullah Alkadrie meminta rute penerbangan dari luar negeri menuju tanah air pengawasannya harus diperketat dan mengikuti aturan yang ada.

Diketahui, sejumlah isu terkait penerbangan dari luar negeri menjadi sorotan. Mulai dari hadirnya WNA India, kemudian dari China lalu menyusul adanya wacana penerbangan Jakarta ke Wuhan.

"Aturan-aturan itu harus dipatuhi. Misalnya harus isolasi atau syarat-syarat kesehatan diberlakukan," kata Syarif, Sabtu (8/5/2021).

Bahkan, dengan adanya kasus WNA India, para maskapai yang dianggap melanggar bisa diberi sanksi tegas. "Ini betul-betul diawasi," tutur Syarif.

Menurutnya, agar sinkron aturan penerbangan lokal dan luar negeri harus sama. Terlebih saat musim mudik kali ini.

Bahkan, di lain sisi dia menyoroti tempat wisata yang dibuka saat mudik.

"Masyarakat dilarang mudik tetapi tempat wisata tetap dibuka, penerbangan dari luar negeri tetap masuk," kata Syarif.

 

2 dari 3 halaman

Harap Bersabar

Politisi NasDem ini juga meminta masyarakat bisa bersabar untuk tidak mudik pada Lebaran 2021.

"Kita minta masyarakat bersabar demi kepentingan bersama. Jangan sampai terjadi perpindahan virus dari satu tempat ke tempat lain sehingga terjadi klaster baru," katanya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓