Selama 2 Hari, Polisi Sudah Putar Balik 32.815 Kendaraan yang Terindikasi Mudik

Oleh Nila Chrisna Yulika pada 08 Mei 2021, 08:16 WIB
Diperbarui 08 Mei 2021, 08:17 WIB
Polisi Putar Balikkan Kendaraan yang Nekat Mudik di Gerbang Tol Cikupa
Perbesar
Petugas memberhentikan sebuah mobil saat penyekatan larangan mudik lebaran di gerbang tol Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (6/5/2021). Penyekatan dilakukan seiring telah diberlakukan larangan mudik Lebaran mulai dari 6 hingga 17 Mei 2021. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta Pada hari kedua larangan mudik, polisi telah memutar balik 32.815 kendaraan di seluruh pos penyekatan dari Sumatera hingga Bali karena terindikasi mudik

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Istiono mengatakan jumlah itu merupakan akumulasi dari seluruh pos penyekatan di 381 titik yang tersebar dari Sumatera hingga Bali.

“Sampai malam hari ini kendaraan yang kita putar balik karena tidak memenuhi syarat administrasi non mudik sebanyak 32.815 kendaraan,” katanya di GT Cikupa, di Tangerang, Jumat (7/5/2021) malam.

Istiono mengatakan volume kendaraan yang keluar dari Jakarta menuju Jawa mengalami penurunan sebanyak 70 persen hingga malam hari kemarin, sementara kendaraan yang diperbolehkan melintas didominasi angkutan barang.

“Volume arus mudik yang menuju Jawa turun 70 persen. Ini masih di dominasi oleh angkutan barang. Kemudian arah yang menuju Bandung lebih kurang turun 60 persen. Kemudian yang mengarah ke Merak-Sumatera turun lebih kurang 30 persen,” ujarnya seperti dikutip dari Antara.

Semalam, Kakorlantas didampingi Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Rudy Antariksa serta jajaran Polda Banten mengecek penyekatan di GT Cikupa.

 

Tekan Penyebaran Covid-19

Dari hasil pantauannya, sebanyak 1.300 kendaraan telah diputar balik hingga Jumat malam terhadap kendaraan yang terindikasi akan mudik.

“Kemudian di titik Cikupa ini sampai dua hari ini lebih kurang 1.300 kendaraan yang sudah kita putar balik,” tuturnya.

Istiono berharap pengendalian mobilisasi kendaraan selama peniadaan mudik bisa terus dilakukan dengan baik untuk menekan penyebaran COVID-19.

“Saya harapkan pengelolaan pengendalian di lapangan, mobilisasi betul-betul kita lakukan dengan maksimal dan serius untuk mencegah penyebaran COVID-19,” katanya.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait