Tekan MoU dengan BPMI, Sandiaga Jadikan Masjid Istiqlal Destinasi Wisata Religi

Oleh Liputan6.com pada 06 Mei 2021, 10:07 WIB
Diperbarui 06 Mei 2021, 12:47 WIB
Kunjungi Pantai Lampuuk Aceh, Sandiaga Uno Minta Wisata Olahraga Dikembangkan
Perbesar
Menparekraf Sandiaga Uno mengunjungi Masjid Rahmatullah di kawasan Pantai Lampuuk, Aceh Besar. (dok. Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenparekraf)

Liputan6.com, Jakarta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bersama Badan Pengelola Masjid Istiqlal (BPMI) sepakat melakukan kerja sama dalam mengembangkan wisata halal di Masjid Istiqlal.

Kerja sama ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno, bersama Imam Besar Masjid Istiqlal KH. Nasaruddin Umar, Rabu (5/5/2021).

Sandiaga mengatakan, Masjid Istiqlal selain menjadi tempat ibadah memiliki potensi dikembangkan sebagai destinasi wisata religi. Sebab, Masjid Istiqlal selalu menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal dan wisatawan mancanegara yang ingin menikmati wisata religi.

"Masjid Istiqlal sudah menjadi ikon Indonesia, sebab banyak turis sebelum pandemi berkunjung ke Indonesia untuk melihat indahnya Masjid Istiqlal. Sudah banyak juga kepala negara yang berkunjung ke Masjid Istiqlal," kata Sandiaga dalam keterangan resminya, Kamis (6/5/2021).

Lebih lanjut, Sandiaga menginginkan empat pilar besar Kemenparekraf dapat diwujudkan dalam lingkup MoU tersebut, yakni pilar destinasi, kelembagaan dan industri, pemasaran, dan pilar ekonomi kreatif.

Adapun kegiatan yang bisa dikerjasamakan antara BPMI dan Kemenparekraf, di antaranya kolaborasi ekosistem halal program untuk ekonomi kreatif. Nantinya, wisatawan dapat menikmati wisata kuliner dan wisata berbelanja produk lokal halal di pelataran Masjid Istiqlal dengan rasa aman dan nyaman.

"Memang harapan kita bahwa kerja sama ini akan mewujudkan pariwisata halal, wisata ramah muslim ini dalam pilarnya. Saya mendorong peran Masjid Istiqlal sebagai pilar pusat peradaban Islam dan pengembangan muslim friendly tourism tersebut," terang Mas Menteri.

"Dan saya titip sekali mengenai ekonomi kreatif, UMKM dan beberapa kegiatan yang betul-betul berpihak terhadap rakyat, berpihak kepada ekonomi untuk kebermanfaatan kita bersama. Di Masjid Istiqlal nantinya akan ada halal food service, jadi ada halal center," Sandiaga menandaskan.

2 dari 3 halaman

Pusat Peradaban Islam

Masjid Istiqlal masih berbenah usai renovasi. Banyak perbaikan dan peningkatan pelayanan yang akan sangat dirasakan. Baik untuk jamaah, warga masyarakat dan juga wisatawan. Tidak hanya ruang ibadah, parkir dan palataran, tetapi juga UMKM akan lebih tertata.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno berharap, perbaikan ini akan menjadikan Masjid Istiqlal sebagai pusat peradaban Islam di Indonesia.

"Hari ini kita bisa saksikan tahap awal dari renovasi satu monumen Masjid Istiqlal yang insyaAllah menjadi peradaban Islam ke depan yang betul-betul menghadirkan Islam yang rahmatan lil'alamin," kata Sandiaga saat meninjau renovasi Masjid Istiqlal, belum lama ini.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓