Sidang Isbat Penetapan 1 Syawal 1442 H Akan Digelar 11 Mei 2021

Oleh Delvira Hutabarat pada 05 Mei 2021, 16:13 WIB
Diperbarui 05 Mei 2021, 16:13 WIB
Ilustrasi Pemantauan Hilal 1 Syawal
Perbesar
Ilustrasi pemantauan hilal untuk menentukan jatuhnya 1 Syawal 1442 H yang akan diputuskan melalui sidang Isbat. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar sidang isbat penetapan awal bulan Syawal 1442 H. Sidang isbat penentuan Hari Raya Idul Fitri ini akan digelar pada Selasa, 11 Mei 2021 atau 29 Ramadan 1442 H.

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas dijadwalkan akan memimpin langsung sidang isbat penentuan 1 Syawal 1442 H.

Mengingat masih pandemi Covid-19, sidang isbat akan dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes), sehingga tidak semua perwakilan bisa hadir secara fisik di kantor Kemenag.

"Isbat awal Syawal digelar 11 Mei 2021 atau 29 Ramadan 1442 H secara daring dan luring," terang Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin, di Jakarta, Rabu (5/5/2021).

"Sesuai protokol kesehatan, undangan untuk menghadiri sidang dibatasi, hanya dihadiri Menag dan Wamenag, Majelis Ulama Indonesia, Komisi VIII DPR, serta sejumlah Dubes negara sahabat dan perwakilan ormas," sambungnya.

Menurut Kamaruddin, panitia juga menyiapkan aplikasi pertemuan dalam jaringan baik untuk peserta sidang maupun media. Sebab, peliputan akan dilakukan terbatas.

"Kemenag bekerja sama dengan TVRI untuk menjadi TV Pool. Media yang ingin menyiarkan sidang isbat awal Syawal bisa berkoordinasi dengan TVRI," terang Kamaruddin.

 

2 dari 3 halaman

Tahapan Sidang Isbat

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam sidang isbat penentuan awal Ramadan 1442 H.
Perbesar
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam sidang isbat penentuan awal Ramadan 1442 H. (Foto: Dokumentasi Kemenag)

Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Agus Salim menambahkan, tahapan sidang isbat dilakukan sebagaimana awal Ramadan lalu.

Sesi pertama dimulai pukul 16.45 WIB, berupa pemaparan posisi hilal Awal Syawal 1442H oleh anggota Tim Unifikasi Kalender Hijriah Kemenag Cecep Nurwendaya.

Setelah Magrib, sidang Isbat dipimpin Menteri Agama, diawali dengan mendengarkan laporan data hisab dan hasil rukyatul hilal.

Kemenag menjadwalkan akan melakukan rukyatul hilal pada 88 titik di seluruh Indonesia. Untuk di DKI Jakarta misalnya, rukyatul hilal akan dilaksanakan di Gedung Kantor Wilayah Kementerian Agama DKI Jakarta lantai 7, Masjid Al-Musyariin Basmol Jakarta Barat, Pulau Karya Kepulauan Seribu, dan Masjid KH Hasyim Asy'ari Jakarta Barat.

"Hasil sidang isbat akan diumumkan Menteri Agama secara telekonferensi serta disiarkan langsung oleh TVRI sebagai TV Pool dan live streaming medsos Kemenag," tutupnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓