Kunjungi Dewan Dakwah, PKS: Kami Perjuangkan RUU Perlindungan Tokoh Agama

Oleh Liputan6.com pada 03 Mei 2021, 23:33 WIB
Diperbarui 03 Mei 2021, 23:40 WIB
Presiden Partai Keadilan Sejahtera Ahmad Syaikhu dan jajaran menggelar Silaturahim Keummatan ke Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia (DDII), Senin (3/5/2021)
Perbesar
Presiden Partai Keadilan Sejahtera Ahmad Syaikhu dan jajaran menggelar Silaturahim Keummatan ke Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia (DDII), Senin (3/5/2021)

Liputan6.com, Jakarta Presiden Partai Keadilan Sejahtera Ahmad Syaikhu dan jajaran menggelar Silaturahim Keummatan ke Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia (DDII), Senin (3/5/2021). Dalam kunjungan itu, Syaikhu menyatakan komitmennya untuk konsisten memperjuangkan janji politik pada Pemilu 2019 yakni memperjuangkan RUU Perlindungan Tokoh Agama dan Simbol Agama.

"PKS siap untuk menyuarakan kepentingan umat di parlemen dalam bentuk UU. Mohon doa dan dukungannya, saat ini kami sedang memperjuangkan RUU Perlindungan Tokoh Agama dan Simbol Agama sebagai bentuk penghormatan kepada Ulama sebagai pewaris para Nabi, RUU Larangan Minuman Beralkohol, dan RUU Kewirausaahan Nasional," papar Syaikhu.

Syaikhu menyebut DDII memiliki peran besar bagi umat Islam dan bangsa Indonesia. Syaikhu mengatakan beberapa tokoh utama DDII adalah pendiri bangsa seperti Muhammad Natsir, Mr. Mohammad Roem, Mr. Sjafroedin Prawiranegara, Prof. Dr. HM Rasjidi, Mr. Burhanuddin Harahap, Prawoto Mangkusasmito, dan Prof. Kasman Singodimedjo.

"Warisan dan kontribusi mereka bukan hanya dirasakan oleh umat Islam tetapi juga oleh seluruh anak bangsa di Indonesia. Bahkan kiprah Mohamad Natsir dengan mosi integralnya mengembalikan NKRI tak bisa dianggap sebelah mata. Maka kita sangat menyayangkan ketika pahlawan besar seperti M. Natsir, bahkan K.H Hasyim Asy’ari tidak ada dalam Kamus Sejarah Indonesia Jilid I Kemendikbud. Ini fatal dan ahistoris," sebutnya.

PKS dan DDII, papar Syaikhu, siap bersinergi untuk kemaslahatan umat dan bangsa. Sebab PKS dan DII memiliki banyak kesamaan perjuangan yakni menyebarluaskan gerakan Islam Rahmatan Lil 'Alamin meski secara gerakan memiliki fokus masing-masing.

"DDII banyak berkiprah di bidang dakwah dan sosial kemasyarakatan. Sementara PKS berjuang di dimensi kebijakan publik negara. Saya kira, dua ranah perjuangan DDII-PKS bisa saling mengisi dan menguatkan satu dengan yang lainnya," papar dia.

 

2 dari 3 halaman

Minta Dukungan dan Doa

Syaikhu meminta  agar PKS terus diberikan doa dan dukungan dari para guru, ulama dan tokoh agama termasuk dari DDII.  

"Tidak mudah berjuang di ranah politik yang mana kompleksitas permasalahan, tantangan dan godaannya juga banyak. Oleh karena itu, butuh dukungan dan pengingatan dari para guru, ulama dan cendekiawan di DDII," sebut dia.

Dalam Silaturahim Kebangsaan di DDII, Presiden PKS Ahmad Syaikhu didampingi Sekretaris Jenderal Habib Aboe Bakar Al Habsy, Bendahara Umum Mahfudz Abdurrahman, Ketua DPP Bid TekIn-LH Mardani Ali Sera, Ketua DPP Bidang Pembangunan Keumatan dan Dakwah Ali Ahmadi, Wasekjen Sugeng Susilo dan Wakil Kantor Staf Presiden PKS M Kholid.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓