3 Wilayah Indonesia Digetarkan Gempa pada Minggu 2 Mei 2021

Oleh Devira Prastiwi pada 02 Mei 2021, 20:55 WIB
Diperbarui 02 Mei 2021, 20:57 WIB
Gempa Bumi
Perbesar
Ilustrasi Gempa Bumi (iStockphoto)

Liputan6.com, Jakarta - Gempa kembali menggetarkan sejumlah wilayah di Indonesia pada Minggu (2/5/2021). Hingga pukul 20.00 WIB, tiga wilayah Nusantara terjadi lindu.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui laman resminya www.bmkg.go.id melaporkan, gempa pertama pada hari ini terjadi pukul 11:26:51 WIB.

Lindu menggetarkan wilayah Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) dengan kekuatan magnitudo 2,4.

"Pusat gempa berada di laut 7 kilometer barat Tompe Kabupaten Donggala," tulis BMKG.

Gempa juga turut terjadi di wilayah Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Berikut informasi gempa hari ini selengkapnya yang dihimpun Liputan6.com dari laman resmi BMKG:

 

2 dari 7 halaman

Donggala

Gempa 7,9 SR di Papua Nugini, Indonesia Aman
Perbesar
Gempa berkekuatan 7,9 Skala Richter (SR) mengguncang lepas pantai timur Papua Nugini pada Sabtu (17/12/2016). (Ilustrasi/cdn.abclocal.go.com)

Gempa pertama hari ini menggetarkan Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) pada pukul 11:26:51 WIB.

Episenter gempa berada pada koordinat 0.2 Lintang Utara (LS)-119.75 Bujur Timur (BT).

Pusat gempa berada di laut 7 kilometer barat Tompe, Kabupaten Donggala. Lindu ini bermagnitudo 2,4 dengan kedalaman 6 kilometer.

BMKG menyatakan, gempa dirasakan MMI (Modified Mercalli Intensity) II-III di Tambu.

 

3 dari 7 halaman

Tambolaka

Ilustrasi Gempa Bumi.
Perbesar
Ilustrasi Gempa Bumi. (iStockphoto)

Wilayah Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) digetarkan lindu dengan magnitudo 4,9 dan kedalaman 114 kilometer.

Lindu itu terjadi pada pukul 13:36:05 WIB. Pusat gempa berada di laut 41 kilometer timur laut Tambolaka.

BMKG menyatakan, gempa dirasakan MMI (Modified Mercalli Intensity) II di Bima.

Episenter gempa berada pada koordinat 9.02 Lintang Utara (LS)-119.22 Bujur Timur (BT).

4 dari 7 halaman

Pesisir Barat

Ilustrasi Gempa
Perbesar
Ilustrasi Gempa (Liputan6.com/Abdillah)

Gempa terjadi di Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung. Lindu ini bermagnitudo 5 dengan kedalaman 11 kilometer.

Episenter gempa berada pada koordinat 5.96 Lintang Utara (LS)-103.3 Bujur Timur (BT).

Pusat gempa berada di laut 110 kilometer barat daya Pesisir Barat.

BMKG menyatakan, gempa dirasakan MMI (Modified Mercalli Intensity) III di Lampung Barat.

5 dari 7 halaman

Antisipasi Gempa

Ini yang harus dilakukan sebelum, sesaat, dan sesudah gempa bumi.

Sebelum:

- Pastikan bahwa struktur dan letak rumah Anda dapat terhindar dari bahaya yang disebabkan oleh gempa, seperti longsor atau likuefaksi. Evaluasi dan renovasi ulang struktur bangunan Anda agar terhindar dari bahaya gempabumi.

- Kenali lingkungan tempat Anda bekerja: perhatikan letak pintu, lift, serta tangga darurat. Ketahui juga di mana tempat paling aman untuk berlindung.

- Belajar melakukan P3K dan alat pemadam kebakaran.

- Catat nomor telepon penting yang dapat dihubungi pada saat terjadi gempabumi.

- Atur perabotan agar menempel kuat pada dinding untuk menghindari jatuh, roboh, bergeser pada saat terjadi gempabumi.

- Atur benda yang berat sedapat mungkin berada pada bagian bawah. Cek kestabilan benda yang tergantung yang dapat jatuh pada saat gempabumi terjadi

- Simpan bahan yang mudah terbakar pada tempat yang tidak mudah pecah agar terhindar dari kebakaran.

- Selalu mematikan air, gas dan listrik apabila tidak sedang digunakan.

- Siapkan alat yang harus ada di setiap tempat: Kotak P3K, senter/lampu baterai, radio, makanan suplemen dan air.

Saat Terjadi Gempa Bumi:

- Jika Anda berada dalam bangunan: lindungi badan dan kepala Anda dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja, cari tempat yang paling aman dari reruntuhan dan guncangan, lari ke luar apabila masih dapat dilakukan.

- Jika berada di luar bangunan atau area terbuka: Menghindar dari bangunan yang ada di sekitar Anda seperti gedung, tiang listrik, pohon. Perhatikan tempat Anda berpijak, hindari apabila terjadi rekahan tanah.

- Jika Anda sedang mengendarai mobil: keluar, turun dan menjauh dari mobil hindari jika terjadi pergeseran atau kebakaran.

- Jika Anda tinggal atau berada di pantai: jauhi pantai untuk menghindari bahaya tsunami.

- Jika Anda tinggal di daerah pegunungan: apabila terjadi gempabumi hindari daerah yang mungkin terjadi longsoran.

Setelah Terjadi Gempa Bumi:

- Jika Anda berada di dalam bangunan: keluar dari bangunan tersebut dengan tertib; jangan menggunakan tangga berjalan atau lift, gunakan tangga biasa;periksa apa ada yang terluka, lakukan P3K; telepon atau mintalah pertolongan apabila terjadi luka parah pada Anda atau sekitar Anda.

- Periksa lingkungan sekitar Anda: apabila terjadi kebakaran, apabila terjadi kebocoran gas, apabila terjadi hubungan arus pendek listrik. Periksa aliran dan pipa air, periksa apabila ada hal-hal yang membahayakan.

- Jangan memasuki bangunan yang sudah terkena gempa,karena kemungkinan masih terdapat reruntuhan.

- Jangan berjalan di daerah sekitar gempa, kemungkinan terjadi bahaya susulan masih ada.

- Dengarkan informasi mengenai gempabumi dari radio (apabila terjadi gempa susulan). Jangan mudah terpancing oleh isu atau berita yang tidak jelas sumbernya.

- Mengisi angket yang diberikan oleh instansi terkait untuk mengetahui seberapa besar kerusakan yang terjadi.

- Jangan panik dan jangan lupa selalu berdoa kepada Tuhan demi keamanan dan keselamatan kita semuanya.

6 dari 7 halaman

Deretan Gempa Terbesar di Indonesia dalam 5 Tahun Terakhir

INFOGRAFIS: Deretan Gempa Terbesar di Indonesia dalam 5 Tahun Terakhir (Liputan6.com / Abdillah)
Perbesar
INFOGRAFIS: Deretan Gempa Terbesar di Indonesia dalam 5 Tahun Terakhir (Liputan6.com / Abdillah)
7 dari 7 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓