Video Penutupan Gerbang Tol Pejagan Hoaks, Terjadi 2020 Lalu

Oleh Liputan6.com pada 01 Mei 2021, 11:37 WIB
Diperbarui 01 Mei 2021, 15:14 WIB
Tol Jakarta-Cikampek
Perbesar
Kendaraan yang membawa pemudik di tol Jakarta-Cikampek dikeluarkan ke Gerbang tol Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jumat (24/4/2020). Akses transportasi mobil pribadi dan bus angkutan penumpang dari tol Jakarta Cikampek menuju Karawang ditutup mulai Jumat (24/4). (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta - Viral video penutupan Tol Pejagan beberapa hari ini. Kasi Lalin GT Pejagan Ami membantah telah terjadi penutupan tol jelang larangan mudik.

Dia mengatakan, video yang beredar tentang penutupan tol tersebut merupakan kejadian pada 2020 lalu.

"(Video) tidak benar, itu video waktu lebaran 2020 saat awal Covid," kata Ami saat dikonfirmasi Merdeka, Jumat 30 April 2021.

Dia menegaskan, larangan mudik sendiri akan diberlakukan mulai 6 Mei 2021 hingga 17 Mei 2021 mendatang. Itupun pihaknya hanya melakukan penyekatan karena sejumlah kendaraan masih diperbolehkan lewat, seperti kendaraan yang mengangkut orang sakit.

"Penyekatan ya, bukan berarti semua tidak boleh melintas," jelas Ami soal penyekatan tol.

 

2 dari 3 halaman

Putar Balik

Sebelumnya, sebuah video yang menayangkan penutupan Gerbang Tol (GT) Pejagan viral. Padahal, larangan mudik baru berlaku pada 6 Mei 2021.

"Tol ditutup, arah Jakarta sudah ditutup kita putar balik. Semua sudah tutup, tolong sampaikan ke kawan-kawan kita share yang ada di lapangan sana. Semua putar balik, arah Jakarta ke Jawa ditutup. Arah Jakarta ke Semarang ditutup," ujar seorang pria yang merekam video tersebut seperti dikutip Liputan6.com, Sabtu (1/5/2021).

Pada video tersebut, sejumlah pengendara kebingungan. Mereka tak punya pilihan untuk memutar balik kendaraan, lantaran gerbang tol telah disekat dengan pembatas jalan.

 

Reporter: Nur Habibie

Sumber: Merdeka

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓