Langkah Golkar temu PKS Dinilai untuk Muluskan Jalan Airlangga di Pilpres 2024

Oleh Liputan6.com pada 30 Apr 2021, 16:00 WIB
Diperbarui 30 Apr 2021, 18:24 WIB
Petinggi PKS Sambangi Markas Golkar
Perbesar
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartanto menyambut kedatangan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu saat pertemuan di DPP Partai Golkar, Jakarta, Kamis (29/4/2021). (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah pimpinan partai kini tengah sibuk melakukan safari politik ke sejumlah tokoh dan pimpinan partai politik lainnya. Upaya itu salah satunya dilakukan oleh Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto yang menemui sejumlah ketua umum partai dan tokoh politik berpengaruh.

Langkah Airlangga ini dinilai sebagai simpul politik menentukan dalam koalisi Pemilu 2024. Direktur Eksekutif Parameter Politik, Adi Prayitno mengatakan, safari politik keinginan Golkar berupaya untuk mengusung Airlangga jadi capres.

"Posisi Airlangga menjelaskan banyak hal, upaya pemulihan ekonomi setelah Covid-19, politik kebangsaan dan lain-lain. Tapi di balik itu, ada wajah lain yang bisa dilihat dari silaturahimi ini, yakni jalan panajang Airlangga untuk menuju 2024," kata Adi saat dihubungi merdeka.com, Jumat (30/4/2021).

Teranyar, Airlangga dan petinggi PKS bertemu di kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta, Kamis, 29 April 2021. Dalam pertemuan itu, salah satu yang dibahas berkaitan dengan politik identitas, ekonomi dan masalah pembebasan pajak motor.

Adi tak yakin betul safari politik yang dilakukan partai-partai hanya membahas soal politik kebangsaan semata. Namun dia mendukung, langkah parpol yang melakukan safari politik dari sekarang.

"Jadi memang harus segera dilakukan, membabat dan mengaspal jalan menuju 2024. Harus diakui Airlangga sudah menjadi komoditas papan atas Capres 2024. Posisinya sebagai menko, ketum Golkar, justru cukup rasional dan paling layak maju."

"Airlangga pimpinan parpol, hanya butuh satu atau dua parpol saja untuk maju sebagai capres melewati ambang batas presiden," tambah Adi lagi.

 

2 dari 3 halaman

Jalin Koalisi dengan Oposisi?

Soal kemungkinan Golkar berkoalisi dengan PKS di 2024, Adi melihat sangat mungkin terjadi. Terlebih, keduanya punya sejarah koalisi saat mendukung pemerintahan SBY.

"Keduanya tidak terlalu banyak perbedaan. Ideologi itu dalam politik kita saat ini tidak terlalu terlihat, yang sangat terlihat hanya politik kepentingan dan kekuasaan," jelas Adi.

"Jadi tergantung kepentingan, tergantung bagaimana skenario politik masing-masing partai bisa dikalkulasi nantinya," tutup Adi.

Tidak cuma dengan PKS, Golkar bersama Airlangga juga beberapa waktu lalu melakukan pertemuan dengan Ketum NasDem Surya Paloh dan Ketum Gerindra Prabowo Subianto.

Airlangga juga telah bertemu dengan Ketum PPP Suharso Monoarfa. 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓