Tak Pakai Masker saat Ngabuburit, Belasan Warga Kota Bogor Dihukum Push Up

Oleh Achmad Sudarno pada 26 Apr 2021, 02:26 WIB
Diperbarui 26 Apr 2021, 02:26 WIB
FOTO: Pelanggar PSBB Tangerang Selatan Dihukum Push-up
Perbesar
Puluhan pelanggar PSBB diberi hukuman push-up saat razia masker di Pasar Reni, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (1/9/2020). Razia terhadap pedagang dan pengunjung pasar ini juga dilakukan rapid test guna mencegah penularan COVID-19. (merdeka.com/Arie Basuki)

Liputan6.com, Jakarta - Belasan warga terjaring razia yustisi di kawasan Taman Air Mancur dan Kompleks GOR Padjajaran Kota Bogor, Minggu (25/4/2021). 15 pelanggar itu kedapatan tidak memakai masker saat ngabuburit atau menunggu waktu berbuka puasa dan membeli takjil.

Mereka yang melanggar protokol kesehatan (Prokes) pencegahan Covid-19 itu langsung diberikan sanksi sosial berupa push up, melafalkan Pancasila, hingga menyanyikan lagu-lagu nasionalisme.

"Yang tidak memakai masker kita kenakan sanksi-sanksi sosial," kata Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat Satpol-PP Kota Bogor Andry Sinar Wahyudianto.

Menurutnya, target operasi yang dilancarkan Satpol PP, TNI-Polri ini menyasar para pengendara dan masyarakat yang abai terhadap protokol kesehatan.

"Pengendara yang kedapatan tidak memakai masker langsung kita berhentikan disanksi sosial," kata dia.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Operasi Yustisi Jelang Waktu Buka Puasa

FOTO: Wali Kota Bogor Cek Penerapan Protokol Kesehatan di Pasar Ciawi
Perbesar
Wali Kota Bogor Bima Arya (kanan) saat mengecek kepatuhan warga dalam menggunakan masker di Pasar Ciawi, Bogor, Kamis (10/9/2020). Kegiatan ini bagian dari kesepakatan antara Pemkot dan Pemkab Bogor dalam pengawasan penerapan protokol kesehatan di titik-titik perbatasan. (merdeka.com/Arie Basuki)

Andry mengatakan, operasi yustisi akan terus dilakukan di sejumlah titik-titik keramaian lainnya di Kota Bogor, terutama menjelang buka puasa. Titik sasaran seperti di kawasan Jalan Pandu Raya, Yasmin, Bogor Nirwana Residence (BNR), Jembatan Cinta, dan Suryakencana.

"Jika hendak ngabuburit atau membeli takjil diimbau untuk memakai masker dan menghindari kerumunan. Ini agar terhindar tertular Covid-19," kata dia.

Tak hanya itu, Satpol PP juga ikut terlibat dalam operasi Kamtibmas pada jam-jam tertentu, seperti usai salat tarawih dan sahur.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Jangan Anggap Remeh Cara Pakai Masker

Infografis Jangan Anggap Remeh Cara Pakai Masker
Perbesar
Infografis Jangan Anggap Remeh Cara Pakai Masker (Liputan6.com/Abdillah)
Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓