Jokowi: Pandemi Covid-19 Masih Nyata, Kita Sampaikan Apa Adanya

Oleh Muhammad Radityo Priyasmoro pada 19 Apr 2021, 10:44 WIB
Diperbarui 19 Apr 2021, 17:14 WIB
Jokowi Hormati Langkah Amien Rais
Perbesar
Presiden Joko Widodo didampingi Menlu Retno Marsudi dan mensesneg Pratikno memberi keterangan terkait keinginan Amien Rais maju dalam pemilihan presiden 2019 di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, (12/6). (Liputan6.com/Pool/Biro pers Setpres)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan pandemi Covid-19 masih menjadi ancaman nyata di Tanah Air. Hal itu disampaikannya usai meninjau jalannya vaksinasi budayawan dan seniman yang berdomisili di Jakarta dan sekitarnya, di Galeri Nasional.

"Kita harus mengampaikan apa adanya pandemi Covid-19 masih ada dan nyata di negeri kita, eling lan waspodo," kata Jokowi dengan bait pepatah jawanya, Senin (19/4/2021).

Dia berharap, semua pihak, khususnya yang sudah mendapat vaksin Covid-19 tetap menjaga protokol kesehatan dan tidak menyepelekan Corona.

"Tetap tidak boleh lengah menyepelekan adanya Covid," jelas dia.

Dia juga meminta agar situasi kasus yang saat ini mulai melandai tidak kembali melonjak. Caranya, dengan tidak lengah dan selalu bersama menjaga protokol kesehatan.

"Jangan sampai situasi sekarang yang kurvanya lebih baik, menurun ini jadi naik lagi ini gara-gara kita lengah dan tidak waspada," Jokowi menandasi.

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

2 dari 3 halaman

Kasus Covid-19 di Tanah Air

Sebagai catatan, jumlah kasus positif Corona atau Covid-19 di Indonesia mengalami penambahan sebanyak 4.585 orang pada Minggu (18/4/2021).

Dengan begitu, maka total akumulatif kasus positif telah mencapai angka 1.604.348 orang yang sudah dinyatakan positif terinfeksi virus Covid-19.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait