AHY Singgung Penurunan Demokrasi di Indonesia: Banyak yang Merasa Takut

Oleh Liputan6.com pada 18 Apr 2021, 08:00 WIB
Diperbarui 18 Apr 2021, 08:00 WIB
Agus Harimurti Yudhoyono
Perbesar
Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat menanggapi ditolaknya hasil KLB Demokrat di Deli Serdang, di DPP Demokrat, Jakarta, Rabu (31/3/2021). AHY juga meminta kader partainya untuk tak euforia berlebihan, meski kepengurusan kubu Moeldoko telah ditolak. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyinggung secara umum telah terjadi penurunan indeks demokrasi di Indonesia. Hal ini menurutnya mengacu dari data lembaga The Economist Intelligence Unit.

Pernyataan tersebut disampaikan AHY dalam webinar dengan judul Membangun Integritas Generasi Penerus Bangsa: Menghadapi Dinamika Kehidupan Berpolitik pada Sabtu 17 April 2021.

"Secara umum terjadi penurunan demokrasi di Indonesia, itulah yang akhirnya Indonesia dianggap berada di angka terendah dalam 14 tahun terakhir dari aspek demokrasi," kata dia.

Menurut pria yang baru-baru ini berkonflik dengan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko itu, penurunan demokrasi disebabkan oleh praktik-praktik tertentu yang telah melukai perasaan masyarakat terutama dalam mengekspresikan dirinya.

"Banyak yang merasa takut, merasa dibungkam bersuara, dan lain sebagainya," jelas AHY.

 

2 dari 3 halaman

Klaim Lebih Rendah dari Negara Lain

AHY mengklaim penurunan demokrasi di Indonesia lebih rendah daripada negara-negara lain.

"Indonesia seharusnya menjadi contoh bagi negara demokrasi lainnya, paling tidak Asia Tenggara," kata dia.

 

Reporter: Genanta Saputra

Sumber: Merdeka.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓