Polisi: Terduga Teroris yang Tewas Ditembak di Makassar Mantan Napiter

Oleh Nanda Perdana Putra pada 16 Apr 2021, 16:23 WIB
Diperbarui 16 Apr 2021, 16:23 WIB
Ilustrasi Garis Polisi
Perbesar
Ilustrasi Garis Polisi. (Liputan6.com/Achmad Sudarno)

Liputan6.com, Jakarta - Tim Densus 88 Antiteror Polri menembak mati seorang terduga teroris berinisial MT (49) yang terlibat dalam aksi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar. Nyatanya MT merupakan mantan terpidana kasus terorisme.

"Yang bersangkutan merupakan mantan napi teroris yang dihukum pada tahun 2013 dan dibebaskan pada tahun 2016," tutur Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (16/4/2021).

Menurut Ahmad, MT merupakan anggota Jamaah Anshorut Daulah (JAD) wilayah Makassar dan anggota komplotan Villa Mutiara. Dia juga terlibat aksi pelemparan bom pada saat kampanye salah satu calon Gubernur Makassar Syahrul Yasin Limpo.

"Yang bersangkutan juga mengikuti kajian daulah yang dipimpin ustad B, kemudian yang bersangkutan melakukan tindakan tingkatan i'dad, juga melakukan perburuan di Pangkep, kemudian juga yang bersangkutan adalah bagian dari perkumpulan yang dilakukan pengkajian pengajian di Yayasan Ar Ridho di Villa Mutiara," jelas dia.

2 dari 3 halaman

Ditembak Mati

MT ditembak mati oleh petugas pada Kamis 15 April 2021 sekitar pukul 11.50 WITA. Saat akan ditangkap, dia melakukan perlawanan dengan mengacungkan dua bilah pedang panjang dan melakukan serangan membabi-buta.

"Maka anggota Densus 88 melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap tersangka tersebut sehingga mengakibatkan tersangka tersebut meninggal dunia," Ahmad menandaskan.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓