Top 3 News: Gempa Malang Tidak Termasuk Megathrus, Melainkan Zona Beniof

Oleh Muhammad Radityo PriyasmoroAdy AnugrahadiMaria FloraDevira Prastiwi pada 14 Apr 2021, 08:15 WIB
Diperbarui 14 Apr 2021, 08:15 WIB
Satu Demi Satu Rumah Warga yang Rawan Ambruk Terdampak Gempa Malang Dirobohkan
Perbesar
Personel Paskhas TNI AU pada Senin, 12 April 2021 membantu merobohkan rumah - rumah warga yang rusak dan rawan ambruk terdampak gempa di Malang (Liputan6.com/Zainul Arifin)

Liputan6.com, Jakarta Gempa magnitudo 6,1 yang menggucang Malang, Jawa Timur menyebabkan tiga ribu lebih rumah warga ikut terdampak. Warga kini menempati sejumlah lokasi pengungsian. 

Meski kerusakan yang ditimbulkan cukup parah, bahkan getarannya terasa hingga Bali, gempa Malang bukan masuk kategori megathrust, tapi masuk dalam gempa menengah di Zona Beniof. Karenanya gempa tak berpotensi tsunami. 

Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono menambahkan, gempa Malang berpusat di dalam lempeng Indo-Australia yang menunjam. Ini disebut gempa Intraslab, yang getarannya terasa lebih kuat dari gempa sekelasnya, seperti di sumber sesar.

Kasus penucurian onderdil di Ibu Kota juga tak kalah tuai sorotan. Bukan onderdil mobil yang digasak, melainkan mobil hasil derekan Dinas Perhubungan (Dishub).

Aksi pria ini bahkan sempat terekam dalam CCTV, saat mencoba mencopot onderdil mobil sedan yang terpakir di IRTI Monas.

Lantas, seperti apa perkembangan terkini dari sidang lanjutan mantan pentolan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab? Sederet fakta baru terungkap.

Pihak Bandara Soekarno Hatta mengaku, saat kedatangan Rizieq Shihab di Tanah Air yang disambut oleh ratusan massa pendukung, telah mengalami kerugian sekitar Rp 16 juta atas sejumlah fasilitas yang dirusak.

Berikut deretan berita terpopuler di kanal News Liputan6.com sepanjang Selasa, 13 April 2021:

2 dari 5 halaman

1. HEADLINE: Gempa Malang di Zona Benioff, Alarm Bencana Besar Berikutnya?

Rumah-Rumah di Kampung Majangtengah Rusak Akibat Gempa
Perbesar
Seorang warga melintas di dekat rumah warga yang ambruk setelah diguncang gempa di Dusun Krajan, Majangtengah, Dampit, Kabupaten Malang, Minggu (11/4/2021). Sejumlah rumah yang rusak berat terpaksa dirobohkan untuk meminimalisir adanya korban jika terjadi gempa susulan (merdeka.com/Nanda F. Ibrahim)

Rodai terlihat pasrah. Begitu pun dengan sang ibu, Suyati (70). Mereka tetap biarkan barang-barangnya berserakan tertimbun material reruntuhan bangunan rumah.

Tempat tinggal Rodai yang terletak di Kabupaten Tulungagung rusak parah imbas dari guncangan gempa magnitudo 6,1 di Malang, Sabtu 10 April 2021. Ia kini bingung harus kemana lagi mencari dana untuk kembali membangun rumahnya yang hancur.

"Semoga dapat (bantuan). Kalau tidak, ini berat buat kami (untuk membangun kembali)," kata pria berusia 35 tahun tersebut.

Gempa berkedalaman 80 km di Malang, telah menyebar getarannya ke sejumlah daerah. BMKG mencatat ada 24 wilayah yang merasakan guncangan gempa dengan skala I hingga IV MMI.

Menurut peneliti gempa dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Endra Gunawan, zona gempa sebenarnya sudah dapat terlihat, terlebih pada era digital saat ini.

Dia mengungkapkan, pada 2020 pernah mempublikasikan kajian terkait potensi gempa yang bisa saja terjadi pada waktu tertentu di masa depan. Kekuatan lindu itu dinilainya cukup besar.

"Potensi gempa itu ada di selatan Yogyakarta dan selatan Jawa Timur bahkan selatan Jawa bagian barat. Khusus selatan Jawa bagian tengah dan timur ini, potensinya 8,8 (magnitudo)," kata dia.

 

Selengkapnya...

3 dari 5 halaman

2. Pencuri Onderdil Mobil Hasil Derekan Dishub Terpergok Petugas saat Beraksi di Parkiran IRTI

Sistem Parkir Irti Monas Akan Dirombak
Perbesar
Pengendara mobil saat membayar parkir di kawasan IRTI Monas, Jakarta, Selasa (26/5/2015). UPT Parkir Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta akan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi parkir. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Sebuah rekaman video memperlihatkan seorang pria mencoba mencopot onderdil mobil sedan yang terpakir di IRTI Monas. Namun, aksinya itu terpergok petugas Dinas Perhubungan.

Dalam rekaman berdurasi 44 detik itu nampak pemuda berkaos dan celana pendek diminta keluar dari kolong mobil. Pemuda itu dicecar sejumlah pertanyaan.

"Ngapain kamu di situ," tanya petugas Dishub, Selasa (13/4/2021).

Pria itu pun nampak ketakutan dan terus berkilah tidak melakukan apa-apa. "Tidak pak, saya tidak ngapa-ngapain. Pemulung saya pak," ucap pria itu.

Pria itu pun terus mencari celah untuk melarikan diri. Selang berlama, pria itu pun kabur dengan melompat pagar. Aksi kejar-kejaran tak terhindarkan.

Dalam keterangan, pengunggah video menginformasikan video direkam di Parkiran IRTI Monas.

 

Selengkapnya...

4 dari 5 halaman

3. 4 Fakta Baru yang Terungkap di Sidang Lanjutan Kerumunan Rizieq Shihab

20170201-Habib Rizieq Diperiksa terkait Kasus Makar di Polda-Jakarta
Perbesar
Pimpinan FPI Rizieq Shihab bereaksi saat dicecar pertanyaan oleh awak media di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (1/2). Rizieq Shihab akan diperiksa sebagai saksi kasus dugaan makar yang menjerat Sri Bintang Pamungkas. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

Sidang lanjutan kasus kerumunan Rizieq Shihab berlangsung Senin kemarin, 12 April 2021 di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim).

Sejumlah fakta baru terungkap dalam sidang. Salah satunya diungkapkan Senior Manager Of Aviation Security Bandara Soekarno Hatta Oka Setiawan.

Dalam kesaksiannya, Oka mengaku mengalami kerugian sekitar Rp 16 juta akibat kedatangan Rizieq Shihab ke Indonesia pada Selasa, 10 April 2020 tahun lalu.

Menurut Oka, akibat keramaian pendukung Rizieq, terdapat sejumlah kursi maupun tanaman yang rusak dengan total kerugian mencapai Rp 16 juta.

Pengakuan ini bermula ketika jaksa menunjukan sejumlah foto kedatangan Rizieq Shihab di Bandara Soekarno Hatta yang turut disambut ribuan masa pendukungnya.

 

Selengkapnya...

5 dari 5 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓