Pasca-Gempa Jatim M 6,1, Wilayah Ini Diminta Waspadai Potensi Longsor dan Banjir Bandang

Oleh Muhammad Ali pada 10 Apr 2021, 23:06 WIB
Diperbarui 10 Apr 2021, 23:06 WIB
Ilustrasi Gempa Bumi
Perbesar
Ilustrasi Gempa Bumi (Liputan6.com/Sangaji)

Liputan6.com, Jakarta - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di beberapa wilayah Jawa Timur untuk mewaspadai potensi tanah longsor dan banjir bandang jika terjadi hujan intensitas sedang hingga lebat pascagempa Malang berkekuatan 6,1 pada Sabtu, 10 April 2021 pukul 14.00.16 WIB.

"Mohon waspadai potensi longsor dan banjir bandang jika terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat setelah terjadi gempa," kata Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati pada konferensi pers secar virtual, Sabtu (10/4/2021).

BMKG Jawa Timur hari ini juga telah mengeluarkan peringatan dini untuk tanggal 11 April 2021 berupa hujan intensitas sedang hingga lebat, yang dapat disertai petir dan angin kencang sesaat di sejumlah wilayah di Jawa Timur.

Hujan tersebut dikhawatirkan dapat memicu longsor pada lereng-lereng rawan dan rapuh akibat gempa bumi siang tadi, dan selanjutnya dikhawatirkan dapat memicu banjir bandang.

"Wilayah yang berpotensiř terjadi antara lain di Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Blitar, Kabupaten Malang, Batu, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Tulungagun. Masyarakat dihimbau untuk menghindari lereng dan berada di lembah sungai apabila terjadi hujan," ujar Dwikorita.

 

2 dari 3 halaman

3 Kali Gempa Susulan

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Bambang Setyo Prayitno menambahkan, berdasarkan hasil monitoring BMKG tercatat tiga kali gempabumi susulan dengan kekuatan magnitudo dibawah 4,0.

Menurut Bambang, dampak kerusakan yang terjadi akibat gempa tersebut tergantung pada kualitas bangunan dan sangat dipengaruhi oleh kondisi geologi setempat.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓