BNPB Gandeng TNI-Polri Percepat Pembangunan Rumah Masyarakat di NTT

Oleh Yopi Makdori pada 10 Apr 2021, 17:59 WIB
Diperbarui 10 Apr 2021, 17:59 WIB
Doni Monardo
Perbesar
Kepala BNPB Doni Monardo melakukan peninjauan lokasi banjir bandang di wilayah Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Rabu, 7 April 2021. (Badan Nasional Penanggulangan Bencana/BNPB)

Liputan6.com, Jakarta Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengatakan, pihaknya akan menggandeng TNI dan Polri untuk mempercepat proses pembangunan kembali rumah warga yang menjadi korban banjir bandang di Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Kemudian bersama unsur TNI-Polri kita akan mempercepat proses pembangunan kembali rumah-rumah masyarakat dan sepertinya kawasan ini bisa dibangun kembali dengan kualitas rumah yang lebih kuat," ujar Doni Monardo dalam sebuah video yang diterima pada Sabtu (10/4/2021).

Dia mengatakan, rumah di sana bukan hanya akan dibangun tahan gempa, tetapi juga tahan terhadap terpaan badai. Menurutnya, saat ini sejumlah warga tinggal di rumah sanak saudara mereka yang tak roboh saat diterjang bencana.

"Atas inisiatif Pak Bupati sebagian warga yang rumahnya rusak berat sudah dititipkan ke seluruh keluarga yang ada di sekitar perkampungan ini. Dan tentunya nanti pemerintah pusat akan memberikan dana kehunian kepada warga yang saat ini sebagian besar ada di rumah-rumah famili mereka," kata Doni Monardo.

 

2 dari 3 halaman

Kembali Meninjau

Pada Sabtu pagi, 10 April 2021, Doni Monardo tiba di Bandara El Tari Kupang setelah menempuh penerbangan sekitar 1 jam dari Bandara Frans Seda Maumere, Sikka.

Ia tiba bersama Wagub NTT, Josep Nae Soi untuk meninjau lokasi terdampak di Kelurahan Babau Teklale, Kabupaten Kupang. Kerusakan parah melanda kawasan tersebut dan ada korban jiwa 14 warga meninggal.

"Secara umum di Kupang kerusakan rumah penduduk mencapai 50 persen itu kondisinya rusak berat," kata Doni.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓