Permudah Transaksi, 160 Pasar di Jakarta Sosialisasikan Penggunaan QRIS

Oleh Ika Defianti pada 10 Apr 2021, 03:26 WIB
Diperbarui 10 Apr 2021, 03:26 WIB
BI Luncurkan QR Code Indonesia
Perbesar
Karyawan BI melakukan transaksi menggunakan QR Code Indonesian Standard (QRIS) di kantor BI, Jakarta, Sabtu (17/8/2019). QRIS merupakan transformasi digital pada Sistem Pembayaran Indonesia sangat membantu percepatan pengembangan ekonomi dan keuangan digital di Indonesia. (Liputan6.com/HO/Rizal)

Liputan6.com, Jakarta - BUMD DKI Jakarta, PD Pasar Jaya akan menjadi salah satu pengelola pasar yang ikut serta dalam sosialisasi penggunaan pembayaran digital Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Onny Widjanarko menyatakan, penggunaan QRIS akan mempermudah pedagang saat bertransaksi.

"Pasar menjadi salah satu target kita. Dari total 160 pasar di bawah PD Pasar Jaya, kami sudah mensosialisasikan penggunaan QRIS ke 120 pasar. Nanti kita juga akan menyasar ke pasar-pasar lainnya yang tidak di bawah PD Pasar Jaya," kata Onny di Jakarta, Jumat (9/4/2021).

Dia juga menyatakan, QRIS nantinya akan menyasar para mahasiswa yang sudah melek dengan teknologi digital.

Lanjut dia, nantinya juga akan menyasar komunitas masyarakat. Yakni dalam pembayaran cash on delivery (COD) untuk pemesan barang belanja online.

"Untuk sektor pariwisata, nantinya kita mendorong objek wisata bisa menggunakan QRIS," ucapnya.

 

2 dari 3 halaman

1,2 Merchant di Jakarta Gunakan QRIS

DANA QRIS Payment.
Perbesar
DANA QRIS Payment.

Onny menambahkan, sebanyak 1,2 juta merchant di Jakarta telah menggunakan QRIS pada tahun 2020.

"Di akhir 2021, target nasional ditingkatkan dua kali lipat jadi 12 juta, sedangkan Jakarta kebagian 2,2 juta," jelas dia.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓