BMKG: Terbentuknya 2 Siklon Secara Bersamaan Sangat Memungkinkan

Oleh Rinaldo pada 09 Apr 2021, 20:24 WIB
Diperbarui 09 Apr 2021, 20:24 WIB
pertumbuhan bibit siklon tropis dengan kode “98S” yang berada di Samudra Hindia sebelah barat daya Bengkulu.
Perbesar
pertumbuhan bibit siklon tropis dengan kode “98S” yang berada di Samudra Hindia sebelah barat daya Bengkulu menyebabkan hujan angin di sejumlah wilayah.

Liputan6.com, Jakarta Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan terbentuknya dua siklon secara bersamaan, pada saat ini Siklon Odette dan Siklon Seroja di Samudra Hindia, merupakan hal lazim dan sangat memungkinkan.

"Terjadinya siklon tropis secara bersamaan saat ini yakni Siklon Tropis Odette dan Seroja merupakan kondisi yang memang lazim, dan dapat mungkin terjadi di daerah pertumbuhan siklon," ujar Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG Fachri Radjab di Jakarta, Jumat (9/4/2021).

Sementara, Fachri menjelaskan ciri khas siklon tropis yang berkembang di Samudra Hindia sebelah Selatan Indonesia atau Samudra Hindia bagian Tenggara, frekuensi terbanyak terjadinya di awal musim dan akhir musim.

"Awal musim sekitar bulan November, dan akhir musim yaitu sekarang ini, bulan April," ujar dia seperti dikutip Antara.

Sehingga, terjadinya dua siklon di bulan April ini memang secara teori sangat memungkinkan. Selain itu, pihaknya tengah memantau perkembangan bibit siklon 91s di perairan Samudra Hindia.

"Selain Siklon Tropis Seroja dan Odette, kami terus mengamati ada satu bibit baru 91s di sebelah barat atau selatan Pulau Sumatera," ujar dia melanjutkan.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

Saksikan video pilihan di bawah ini:


Pertumbuhan Bibit Siklon Rendah

Fachri mengatakan, meski posisinya berada di selatan Pulau Sumatera dan Jawa, kecenderungan pertumbuhan bibit siklon tersebut rendah.

Hal itu dikarenakan posisinya cukup jauh sekitar 700 kilometer sebelah selatan Jawa, dan kecenderungan untuk tumbuh siklonnya rendah, tidak setinggi Siklon Odette dan Seroja, sejauh pengamatan dari BMKG.

 

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya