4 Fakta Kebakaran Pasar Kambing di Tanah Abang

Oleh Maria Flora pada 09 Apr 2021, 09:15 WIB
Diperbarui 09 Apr 2021, 09:15 WIB
Kebakaran
Perbesar
kebakaran terjadi di Jalan Sabeni, Pasar Kambing, Tanah Abang, Jakarta Pusat. (Liputan6.com/Ady Anugrahadi)

Liputan6.com, Jakarta - Kebakaran yang terjadi di Pasar Kambing, Kamis Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Kamis 8 April 2021 kemarin diduga akibat korsleting listrik pada dua lapak milik pedagang perabotan.

Tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun kerugian diperkirakan mencapai Rp 1 miliar.

Api berhasil dipadamkan pada Kamis malam, sekitar pukul 19.30 WIB dengan dibantu 17 mobil pemadam kebakaran dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Pusat.

"Iya betul kebakaran. Titik lokasinya di Pasar Kambing, Jakarta Pusat," kata Petugas Pemadam Kebakaran Sudin Jakarta Pusat, Deni saat dihubungi Liputan6.com, Kamis, 8 April 2021.

Sebelum petugas Damkar tiba, api yang membakar Pasar Kambing telah membesar. Warga yang kewalahan membantu memadamkan amuk api lalu menghubungi petugas damkar setempat.

Berikut fakta-fakta kebakaran Pasar Kambing, Tanah Abang, Jakarta Pusat hingga kerugian ditaksir Rp 1 milar: 

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

1. 17 Mobil Pemadam Diturunkan

Peristiwa kebakaran di Pasar Kambing, Jakarta Pusat terjadi pada Kamis sore kemarin, sekitar pukul 16.50 WIB.

Untuk bantu padamkan amuk api, petugas meluncurkan 17 unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi.

Lokalisir berhasil dilakukan hingga kebakaran tidak merembet ke tempat lain. 

Sementara itu, seorang warga sempat menuturkan, bahwa yang terbakar tersebut adalah Pasar Inpres. Pasar ini lokasinya tidak jauh dengan pasar Kambing.

"Pasar inpres yang kebakaran. 1 Blok paling depan yang kena ," kata warga, Irfan saat dihubungi Liputan6.com.

Dia menambahkan, api tidak sampai menjalar ke rumah penduduk. "Alhamdulillah nggak sampai nyebrang ke rumah penduduk. Udah dilokalisir sama pemadam," ujar dia.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

2. Hanguskan 174 Kios

Awalnya sejumlah pedagang berusaha memadamkan kebakaran. Namun, karena api kian besar dan barulah menghubungi petugas damkar.

Mulat mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 16.55 WIB. Api berhasil dijinakkan sekitar pukul 19.30 WIB. 

Akibat kejadiaan ini, sekitar 174 lapak pedagang dengan total luas sekitar 5.000 m2 hangus terbakar.

"Ditaksir kerugian akibat kebakaran ini mencapai Rp 1 miliar. Dan Pemadaman dinyatakan selesai," tuturnya.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

3. Tak Ada Korban Jiwa

Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat/Damkar) DKI Jakarta mengatakan sampai saat ini tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran di Pasar Lontar atau Pasar Kambing di Tanah Abang, Jakarta Pusat.

"Nihil sampai saat ini, belum ada informasi adanya korban jiwa," kata Humas Dinas Gulkarmat DKI Jakarta, Mulat Wijayanto, saat dihubungi merdeka.com, Kamis (8/4/2021).

Scroll down untuk melanjutkan membaca

4. Penyebab Kebakaran Diduga Korsleting Listrik

Sedangkan terkait dugaan awal, Mulat mengatakan kemunculan api dipicu akibat konsleting listrik yang terjadi di dua lapak pegadang. Namun usaha pedagang tak memadamkan api tak kunjung berhasil.

"Dugaan sementara penyebab kebakaran akibat konsleting listrik pada lapak 2 perabotan dipasar lontar," katanya.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓