KPAI: Pastikan Pencegahan Berlapis Jika Sekolah Tatap Muka Dimulai Juli

Oleh Dicky Agung Prihanto pada 03 Apr 2021, 11:36 WIB
Diperbarui 03 Apr 2021, 11:36 WIB
Siswa SD di Bekasi Kembali Sekolah Tatap Muka
Perbesar
Siswa saat mengikuti kegiatan belajar tatap muka di SDN Pekayon Jaya VI, Bekasi, Rabu (24/3/2021). Dinas Pendidikan Kota Bekasi telah mengizinkan sebanyak 88 SD untuk kembali menggelar pembelajaran tatap muka sejak 22 Maret 2021 dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. (merdeka.com/Iqbal Nugroho)

Liputan6.com, Jakarta Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta sekolah untuk mempersiapkan diri apabila pelayanan pembelajaran tatap muka dibuka kembali. Hal itu terkait dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia yang telah memberikan sinyal sekolah melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) mulai Juli mendatang.

Komisioner KPAI Retno Listyarti mengatakan, apabila sekolah akan melakukan PTM pada awal tahun ajaran baru 2021/2022 meskipun pandemi Covid-19 belum berlalu, harus dilakukan persiapan yang matang.

"Tentunya harus didukung beberapa persiapan seperti pemberian vaksin Covid-19 bagi pendidik dan tenaga kependidikan. Serta dengan pelaksanaan protokol kesehatan yang ketat," ujar Retno dalam keterangannya, Sabtu (3/4/2021).

Retno mengungkapkan, sebelumnya Kemendikbud mengumumkan sebanyak 14 provinsi dinyatakan telah siap menjalankan sekolah tatap muka

"14 provinsi tersebut adalah Jawa Barat, DI Yogyakarta, Riau, Sumatera Selatan, Lampung, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Bali, Nusa Tenggara Barat, Maluku Utara, Bangka Belitung, Kepulauan Riau, dan Sulawesi Barat," terang Retno.

Dia menjelaskan, dari 14 provinsi tersebut mayoritas berada di luar Jawa. Bahkan Provinsi Sulawesi Barat yang baru saja mengalami bencana alam gempa bumi juga termasuk yang dinyatakan siap.

Selain itu, bukti menunjukkan banyak sekolah di berbagai negara membuka sekolah dengan menerapkan strategi pencegahan secara ketat dan dapat membuka dengan aman pembelajaran tatap muka.

"KPAI mendorong adanya penerapan strategi pencegahan berlapis yang konsisten untuk mengurangi Covid-19 di satuan pendidikan. Penyiapan jauh lebih penting dipastikan," ucap Retno.

 

2 dari 3 halaman

Pemantauan Lapangan

Retno juga menuturkan, KPAI mendorong dasar pembukaan sekolah tatap muka tidak hanya kesiapan dalam pengisian aplikasi di laman Kemendikbud, namun ada pemantauan lapangan untuk memastikan kesiapan sekolah dan daerah.

"Pemantauan dapat dilakukan oleh LPMP di setiap provinsi yang merupakan kepanjangan tangan Kemendikbud di daerah. Dari pengawasan KPAI, hal ini belum maksimal," pungkas Retno.

 

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓