Hasil Tes GeNose C19 Penumpang Kereta Berlaku 1 x 24 Jam Mulai 1 April 2021

Oleh Ika Defianti pada 01 Apr 2021, 09:42 WIB
Diperbarui 01 Apr 2021, 09:43 WIB
Peningkatan Tarif Pemeriksaan GeNose
Perbesar
Calon penumpang mengembuskan nafasnya ke dalam kantong untuk dites COVID-19 dengan GeNose C19 di Stasiun Gambir, Jakarta, Rabu (24/3/2021). PT KAI (Persero) menaikkan tarif pemeriksaan tes GeNose C19 di sejumlah stasiun dari Rp20 ribu menjadi Rp30 ribu. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - VP Public Relations Kereta Api Indonesia (KAI) Joni Martinus mengatakan, ada perubahan waktu pengambilan sampel hasil pemeriksaan GeNose C19 sebagai syarat perjalanan kereta api. Perubahan tersebut mulai diterapkan pada Kamis (1/4/2021).

"Diharuskan menunjukkan hasil negatif pemeriksaan GeNose C19 yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1 x 24 jam sebelum jadwal keberangkatan KA," kata Joni dalam keterangan tertulis.

Menurut dia, perubahan tersebut menyesuaikan dengan terbitnya Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 No 12 Tahun 2021 dan Surat Edaran Kementerian Perhubungan No 27 Tahun 2021.

Sedangkan untuk hasil negatif tes rapid test antigen, pengambilan sampelnya tetap maksimal 3 x 24 jam sebelum jadwal keberangkatan.

"Bahwa saat ini KAI telah menyediakan layanan pemeriksaan GeNose C19 seharga Rp30 ribu di 44 stasiun," ucapnya.

2 dari 3 halaman

44 Stasiun KA Layani GeNose

Peningkatan Tarif Pemeriksaan GeNose
Perbesar
Calon penumpang kereta api mendaftar untuk menjalani tes deteksi COVID-19 dengan metode GeNose C19 di stasiun Gambir, Jakarta, Rabu (24/3/2021). PT KAI (Persero) menaikkan tarif pemeriksaan tes GeNose C19 dari Rp20 ribu menjadi Rp30 ribu mulai 20 Maret 2021. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Di antaranya yaitu Stasiun Gambir, Pasar Senen, Bekasi, Bandung, Kiaracondong, Tasikmalaya, Banjar, Cirebon, Cirebon Prujakan, Jatibarang, Semarang Tawang, Semarang Poncol, Tegal, Pekalongan, Cepu, dan Purwokerto.

Lalu Stasiun Kutoarjo, Kroya, Kebumen, Gombong, Sidareja, Yogyakarta, Solo Balapan, Lempuyangan, Purwosari, Klaten, Wates, Madiun, Jombang, Blitar, Kediri, Tulungagung, Kertosono, Nganjuk, Surabaya Pasarturi, Surabaya Gubeng, Malang, Sidoarjo, Lamongan, Mojokerto, Jember, Ketapang, Probolinggo, dan Kalisetail.

"KAI juga masih menyediakan rapid test antigen seharga Rp105 ribu di 44 stasiun," jelas dia

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓