Menhub: Perekam Suara Kokpit Sriwijaya Air SJ-182 Ditemukan

Oleh Delvira Hutabarat pada 31 Mar 2021, 12:41 WIB
Diperbarui 31 Mar 2021, 12:41 WIB
FOTO: Operasi SAR Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 Dihentikan
Perbesar
Petugas gabungan melakukan identifikasi pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di Dermaga JICT, Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (21/1/2021). Operasi SAR korban Sriwijaya Air SJ 182 ditutup setelah berjalan selama 13 hari sejak 9 Januari 2021. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyatakan Cockpit voice recorder (CVR) atau perekam suara kokpit pesawat Sriwijaya Air SJ182 telah ditemukan pada Selasa (30/3/2021)

“Alhamdulillah semalam jam 20.00 (CVR) ditemukan di tempat yang tidak jauh dari ditemukan FDR,” kata Menhub di Terminal JITC, Tanjung Proiok, Rabu (31/3/2021).

Menhub menyatakan temuan tersebut akan segera diberikan pada KNKT untuk diteliti. “Secara teknis kami sudah melapor ke Pak Presiden, kami segera berikan ke KNKT,” ucapnya.

Ditemukannya CVR Sriwijaya Air tersebut, menurut Budi, akan melengkapi informasi yang sebelumnya telah ada di FDR.

“Yaitu pembicaran pilot dan copilot dan itu akan melengkapi data,”ujarnya.

“Yang kita temukan hari ini kita sampaikan puji syukur pada Tuhan, apa yang ditemukan itu adalah upaya untuk mendapatkan data lebih baik,” tambahnya.

 

2 dari 3 halaman

Pencarian Cukup Sulit

Pencarian CVR menurut Budi cukup sulit lantaran banyaknya puing pesawat dan lumpur. “Apa yang dilakukan tidak mudah karena didahului kita mencari secara teknis di mana penyelam ke dasar laut, tapi banyak sekali puing-puing, sehingga metode diubah,” pungkasnya.

Sebelumnya, CVR black box pesawat Sriwijaya SJ182 sebelumnya masih dalam pencarian dan disebut terpecah menjadi beberapa bagian saat pesawat jatuh.

CVR diperlukan untuk investigasi penyebab kecelakaan Sriwijaya Air SJ182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓