Puan Yakin Lembaga Penyiaran Dapat Perkuat Ekonomi Nasional

Oleh Yopi Makdori pada 30 Mar 2021, 16:45 WIB
Diperbarui 30 Mar 2021, 16:45 WIB
Puan Maharani Berikan Kuliah Umum di UI
Perbesar
Ketua DPR RI Puan Maharani memberikan Kuliah Umum pada Upacara Wisuda Program Vokasi, Sarjana, Magister, Profesi, Spesialis dan Doktor Tahun Akademik 2019/2020 di Balairung UI, Depok, Sabtu (1/2/2020). Acara ini bersamaan dengan Peringatan Dies Natalis UI Ke-70. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menilai bahwa industri penyiaran dapat memperkuat ekonomi nasional. Menurutnya hal itu dilihat dari kontribusi industri penyiaran terhadap produk domestik bruto melalui sub-sektor informasi dan komunikasi serta penciptaan lapangan kerja. Sedangkan secara tidak langsung, industri penyiaran dianggap memiliki efek berganda pada sektor lain.

“Berbagai program yang dikeluarkan media penyiaran dapat mempengaruhi pola dan preferensi konsumsi masyarakat yang tentu berujung kepada kinerja perekonomian,” kata Puan, saat menjadi pembicara utama Seminar Nasional Memperingati Hari Penyiaran Nasional Ke-88, Selasa (30/3/2021).

Menurut Puan, melalui lembaga penyiaran, berbagai informasi dan potensi keunggulan ekonomi suatu daerah akan disebarluaskan dan lebih dikenal masyarakat maupun pelaku usaha di daerah lain, bahkan tak menutup kemungkinan hingga ke luar negeri. 

”Dengan penyebarluasan informasi dan potensi ini akan memberikan dampak positif bagi perkembangan perekonomian daerah tersebut,” tegasnya.

Puan mengajak para pelaku media penyiaran agar melihat kemajuan teknologi sebagai sebuah kesempatan. Khusus di masa pandemi ini, Puan mengajak media-media penyiaran di seluruh Indonesia dapat terus membangkitkan semangat gotong royong bangsa Indonesia untuk mengatasi pandemi Covid-19 dan dampaknya.

“Saya yakin bahwa ketika penyiaran kita semakin kuat maka ekonomi Indonesia bisa semakin hebat,” ungkap Puan.

2 dari 3 halaman

Dataran Tinggi Bagi Publik

Kepada para pelaku industri penyiaran, Puan berpesan agar di tengah banjirnya informasi di media sosial maka media penyiaran harus menjadi seperti dataran tinggi tempat orang bisa merasa aman, terutama aman dari hoaks.

Puan juga sangat berharap supaya pelaku industri penyiaran menyampaikan informasi yang kredibel dan terkonfirmasi, memegang kaidah-kaidah jurnalistik, dan turut mencerdaskan kehidupan masyarakat. 

“Dan merasa aman karena program-program non-berita seperti program siarannya juga mengikuti P3SPS (Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran),” tuturnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓