4 Hal yang Perlu Diketahui Terkait Sepeda Nonlipat yang Kini Bisa Masuk Gerbong MRT Jakarta

Oleh Liputan6.com pada 25 Mar 2021, 18:31 WIB
Diperbarui 25 Mar 2021, 18:31 WIB
sepeda
Perbesar
PT LRT Jakarta kini melayani sepeda masuk ke dalam gerbong LRT di Stasiun Velodrom-Pegangsaan Dua. (Liputan6.com/Ika Defianti)

Liputan6.com, Jakarta - PT MRT Jakarta membuat kebijakan baru terkait diizinkannya sepeda nonlipat kini bisa masuk gerbong kereta.

Hal tersebut dilakukan pihak MRT agar semakin menjadikan Jakarta sebagai kota yang tidak hanya ramah untuk pejalan kaki, namun juga untuk para pengguna sepeda.

"Hanya satu gerbong yang dibolehkan untuk sepeda nonlipat dan maksimum empat sepeda per kereta, dan pada jam non-sibuk," ujar Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar saat dihubungi Liputan6.com, Rabu, 24 Maret 2021.

Meski begitu, William menyebut tetap akan ada persyaratan tertentu yang disiapkan MRT kepada para pengguna sepeda nonlipat tersebut.

"Untuk ketentuan sepeda non-lipat yang diizinkan masuk MRT adalah sepeda reguler dengan dimensi tidak melewati 200 cm x 55 cm x 120 cm, dengan lebar ban maksimal 15 cm," kata William.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria, dan sejumlah jajaran Pemprov sudah menjajal membawa sepeda nonlipat ke dalam kereta MRT pada Rabu, 24 Maret 2021.

Berikut sejumlah hal terkait kebijakan baru PT MRT Jakarta izinkan sepeda nonlipat masuk ke kereta dihimpun Liputan6.com:

 

2 dari 7 halaman

Baru Mulai Berlaku Rabu, Ini Syaratnya

Lokasi Parkir Sepeda di Stasiun MRT GBK Sepi Peminat
Perbesar
Sebuah sepeda diparkir di area Stasiun MRT Istora, Jalan Sudirman, Jakarta, Jumat (13/11/2019). PT MRT Jakarta memarkiran sepeda untuk merangsang minat warga untuk menitipkan sepeda di stasiun MRT. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

PT MRT Jakarta membuat kebijakan baru mengizinkan sepeda nonlipat dibawa masuk ke dalam gerbong kereta. Kebijakan tersebut mulai berlaku pada Rabu, 24 Maret 2021.

Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Sabandar menyatakan, pihaknya telah menyediakan satu gerbong kereta dalam satu rangkaian yang diperuntukan bagi pengguna sepeda nonlipat. Namun kapasitas yang diberikan hanya empat sepeda nonlipat dalam satu rangkaian.

"Hanya satu gerbong yang dibolehkan untuk sepeda nonlipat, dan maksimum empat sepeda per kereta, dan pada jam non-sibuk," kata William saat dihubungi Liputan6.com, Rabu, 24 Maret 2021.

Dia mengatakan, terdapat waktu khusus mengangkut sepeda nonlipat di kereta MRT. Yakni Senin-Jumat, dengan pengecualian jam sibuk pukul 07.00-09.00 WIB dan pukul 17.00-19.00 WIB.

 

3 dari 7 halaman

Hanya 3 Stasiun yang Siap Akomodasikan

Uji Coba jalur sepeda
Perbesar
Warga bersepeda saat uji coba pembatas jalur sepeda permanen di kawasan Sudirman, Jakarta, Minggu (28/2/2021). Dalam uji coba tersebut terlihat masih banyak pesepeda yang melintas di luar jalur khusus yang telah disediakan. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Kemudian William juga mengatakan, hanya tiga stasiun MRT yang dapat mengakomodasi para pengguna sepeda nonlipat. Ketiganya adalah Stasiun Lebak Bulus Grab, Blok M BCA, dan Bundaran HI.

William menuturkan, hal tersebut akan menjadikan Jakarta sebagai kota yang tidak hanya ramah kepada pejalan kaki, tapi juga untuk para pengguna sepeda.

"Untuk ketentuan sepeda non-lipat yang diizinkan masuk MRT adalah sepeda reguler dengan dimensi tidak melewati 200 cm x 55 cm x 120 cm, dengan lebar ban maksimal 15 cm," jelas William.

 

4 dari 7 halaman

Gubernur, Wagub, dan Jajaran Pemprov DKI Menjajal

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membawa sepeda ke dalam MRT. (instagram Anies Baswedan).
Perbesar
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membawa sepeda ke dalam MRT. (instagram Anies Baswedan).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria, dan sejumlah jajaran pemprov membawa sepeda nonlipat ke dalam kereta MRT.

Berdasarkan unggahan pada instastories akun instagram @aniesbaswedan pada Rabu, 24 Maret 2021, Anies dan Riza tampak menuntun sepeda melalui jalur yang disediakan pada anak tangga stasiun MRT.

Selain itu, di dalam kereta juga terdapat keterangan adanya prioritas sepeda nonlipat. Anies dan sejumlah jajaran Pemrpov DKI melakukan perjalanan dari Stasiun Lebak Bulus hingga Stasiun Bundaran HI.

 

5 dari 7 halaman

LRT Juga Ikut Sediakan Akses Sepeda Nonlipat

MRT dan LRT Akan Hadir di 5 Kota Besar
Perbesar
Rangkaian kereta MRT melintas di kawasan Blok M, Jakarta, Rabu (10/3/2021). Kementerian Perhubungan berencana akan membangun MRT dan light rail transit (LRT) di lima kota yakni Bali, Bandung, Surabaya, Medan dan Makassar yang didanai lewat skema dana abadi Indonesia. (Liputan6.com/Johan Tallo)

PT LRT Jakarta kini melayani sepeda masuk ke dalam gerbong LRT di Stasiun Velodrom-Pegangsaan Dua. Pesepeda dapat menggunakan fasilitas tersebut untuk meningkatan efisiensi mobilitas bersepeda.

Direktur Operasi dan Perawatan PT LRT Jakarta Indarto Wibisono menyampaikan, sepeda single dengan berbagai jenis kini mendapatkan fasilitas yang sama.

"Sebelumnya sepeda lipat memang sudah kami akomodasi, nah hari ini kita mencoba sepeda non-lipat juga bisa kami akomodasi. Kami menyiapkan satu gerbong khusus," tutur Indarto di Stasiun Velodrome, Jakarta Timur, Rabu, 24 Maret 2021.

Secara teknis, petugas akan memeriksa ukuran maksimal sepeda yang diperbolehkan masuk ke gerbong LRT yakni maksimal 170 cm x 70 cm x 125 cm. Isi gerbong sendiri maksimal delapan sepeda.

"Kami begini, kalau kereta itu nggak penuh, gerbong ini boleh dipakai untuk penumpang umum. Tetapi kalau ada sepeda. Kami kondisional," ucap dia.

Indarto mengatakan, evaluasi atas fasilitas sepeda masuk gerbong LRT masih akan terus dilakukan. Seperti terkait antrean di lift, perlindungan aset dan kebersihan, hingga penyediaan jalur khusus sepeda.

"Jadi untuk kereta mana, pintu mana yang boleh dimasuki sepeda. Ada tandanya di sana jadi silahkan masuk. Gerbongnya sendiri sudah ada tandanya," Indarto menandaskan.

 

Reporter: (Dinda Permata)

6 dari 7 halaman

MRT Jakarta Kembangkan Kawasan Berorientasi Transit

Infografis MRT Jakarta Kembangkan Kawasan Berorientasi Transit
Perbesar
Infografis MRT Jakarta Kembangkan Kawasan Berorientasi Transit. (Liputan6.com/Abdillah)
7 dari 7 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓