Mendagri Tito Karnavian Harap Vaksinasi Covid-19 di Bali Dapat Pulihkan Ekonomi

Oleh Yopi Makdori pada 24 Mar 2021, 11:41 WIB
Diperbarui 24 Mar 2021, 11:41 WIB
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian
Perbesar
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian. (dok Kemendagri)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian berharap vaksinasi Covid-19 yang digalakkan pemerintah dapat memulihkan perekonomian dan pariwisata di Bali. Hal itu disampaikan saat kunjungan kerja ke Bali, Selasa 23 Maret 2021.

"Mudah-mudahan semuanya sukses, Bali menjadi aman, dan pariwisata menjadi hidup lagi, ekonomi hidup kembali," kata Tito.

Dia menjelaskan, sebagai daerah yang mengandalkan sektor pariwisata, Bali terpukul oleh pandemi Covid-19. Otomatis perekonomian dan pendapatan daerah di Bali merosot.

Dia berharap, vaksin Covid-19 sebagai upaya memunculkan herd immunity atau kekebalan kawanan dalam menghadapi pandemi, menjadi penarik wisatawan sehingga perekonomian di Bali pulih. Di samping sebagai upaya memutus rantai penyebaran Covid-19

"Kita harus memiliki SOP yang kuat, dan meyakinkan bahwa negara ini local transmisinya rendah, mungkin diawali dengan daerah green zone, setiap orang yang masuk harus sehat, zero transmission, gimana caranya? Sekarang, ya vaksinasi," ucap Tito.

 

2 dari 3 halaman

Kartu Vaksin dalam Bahasa Inggris

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian. (dok Kemendagri)
Perbesar
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian. (dok Kemendagri)

Tito mengusulkan, kartu ataupun sertifikat tanda telah divaksinasi, dibuat dalam bahasa Inggris serta dilengkapi dengan barcode agar tak rentan dipalsukan. 

"Bila perlu dibuat terobosan, kita kartu vaksinasinya masih Bahasa Indonesia, kalau bisa kartunya Bahasa Inggris, dan ada barcodenya sehingga tidak bisa dipalsukan," usul dia. 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓