17.983 Pelayan Publik di Kota Bogor Telah Divaksinasi Covid-19

Oleh Nafiysul Qodar pada 15 Mar 2021, 02:22 WIB
Diperbarui 15 Mar 2021, 02:22 WIB
Simulasi Vaksinasi di Kota Bogor
Perbesar
Simulasi Vaksinasi di Kota Bogor. (Foto: Achmad Sudarno/Liputan6.com).

Liputan6.com, Jakarta - Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap kedua di Kota Bogor sejak 1 hingga 14 Maret 2021 telah terlaksana kepada 17.983 orang dari total 22.490 sasaran yang berprofesi sebagai pelayanan publik.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno mengatakan, pihaknya telah menjadwalkan vaksinasi Covid-19 terhadap 22.490 orang di lima lokasi, yakni di Istana Bogor, Puri Begawan, Polresta Bogor Kota, Klinik Denkesyah, dan IPB ICC pada periode 1-12 Maret 2021.

Dari jumlah sasaran penerima vaksin yang telah terjadwal, hadir di lokasi pelaksanaan vaksinasi sebanyak 19.779 orang sasaran penerima vaksin, sedangkan 2.711 orang lainnya tidak hadir.

"Pada saat dilakukan skrining menjelang vaksinasi, ternyata sebanyak 1.886 orang sasaran belum bisa menerima vaksin dengan berbagai sebab, misalnya tensi darah terlalu tinggi, demam dan flu, serta sebab lainnya," kata Sri Nowo dikutip dari Antara, Minggu (14/2/2021).

Menurut Retno, sasaran penerima vaksin Covid-19 yang belum divaksinasi atau penyuntikannya tertunda akan dijadwalkan lagi pada pekan berikutnya.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Kota Bogor telah menerima 7.730 vial vaksin Covid-19 pada Rabu 24 Februari 2021 untuk pelaksanaan vasinasi tahap kedua yang dimulai 1 Maret 2021.

Menurut Retno satu vial berisi 5cc bisa untuk 9-10 dosis vaksin, sehingga dari 7.730 vial vaksin bisa untuk 69.570 dosis.

"Karena setiap orang sasaran penerima vaksin menerima dua kali suntikan, sehingga dari 69.570 dosis, untuk 34.785 orang sasaran penerima vaksin," katanya.

 

Kuota Vaksinasi Lansia Kota Bogor 27.500 Orang

Vaksin covid-19
Perbesar
Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menjadi penerima pertama vaksin Covid-19 di Puskesmas Tanah Sareal, Kota Bogor, Kamis (14/1/2021).

Kemudian, untuk orang usia lanjut (lansia), telah terdata pada Dinas Kesehatan Kota Bogor sebanyak 61.178 orang. Dinas Kesehatan Kota Bogor juga telah menerima vaksin sebanyak 5.500 vial atau sebanyak 55.000 dosis vaksin.

"Karena setiap orang sasaran penerima vaksin menerima dua kali suntikan, sehingga dari 55.000 dosis, untuk 27.500 orang sasaran penerima vaksin," katanya.

Menurut Retno, data lansia pada Dinas Kesehatan Kota Bogor ada 61.178 orang, sedangkan vaksin tersedia untuk 27.500 orang sasaran, sehingga dilakukan pendataan lagi dengan skala prioritas, yakni lansia yang berdomisili di daerah risiko tinggi atau di daerah RW zona merah.

Pelaksanaan vaksinasinya akan dilaksanakan di fasilitas pelayanan kesehatan, yakni rumah sakit dan puskesmas, serta dengan pola drive thru di GOR Pajajaran Kota Bogor.

 

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓