Ma'ruf Amin: Terowongan Silaturahmi di Masjid Istiqlal Akan Jadi Simbol Toleransi

Oleh Muhammad Radityo Priyasmoro pada 23 Feb 2021, 10:13 WIB
Diperbarui 23 Feb 2021, 10:14 WIB
Wajah Baru Masjid Istiqlal
Perbesar
Panel solar untuk sumber listrik tenaga surya terpasang di atap Masjid Istiqlal, Jakarta, Senin (22/2/2021). Selain itu, masjid terbesar se-Asia Tenggara ini memiliki pembangkit listrik tenaga surya yang terpasang di atap. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menilai Masjid Istiqlal, adalah masjid kebanggaan muslim di Indonesia. Menurut dia, masjid yang telah kokoh berdiri sejak 43 tahun yang lalu ini menjadi belih megah setelah direnovasi.

"Masjid Istiqlal kini lebih mewah dan megah secara fisik di jantung Ibu Kota Jakarta. Bersamaan dengan momentum Milad ke-43 Masjid Istiqlal yang jatuh pada tanggal 22 Februari 2021," kata Wapres Ma'ruf lewat siaran persnya, Selasa (23/2/2021).

Ma'ruf menjelaskan, kini masjid Istiqlal meluncurkan 41 program baru yang diberi nama “The New Istiqlal”. Melalui program ini, Ma'ruf berharap, masjid ini dapat menjadi pusat gagasan dan gerakan pembangunan peradaban dan budaya Islam di Indonesia.

“Saatnya kini untuk mengembangkan “perangkat lunaknya”. Bagaimana menjadikan Masjid Istiqlal sebagai pusat gagasan dan gerakan pembangunan peradaban dan budaya Islam di Indonesia (manba’ al-hadharah wa at-tsaqafah al-Islamiyah al-Indunisiyah)," ujar Ma'ruf.

Ma'ruf menilai, selain kemajuan secara fisik, Masjid Istiqlal juga memiliki inovasi seperti Terowongan Silaturahmi. Diketahui terowongan ini menghubungkan Masjid Istiqlal sebagai representasi Muslim dan Gereja Katedral sebagai representasi Nasrani.

“Terowongan Silaturrahmi ini akan menjadi simbol toleransi dan kebhinekaan bangsa Indonesia, yang akan menjadi contoh baik bagi masjid-masjid lainnya di wilayah ibu kota dan daerah lainnya, bahkan di tingkat regional maupun global,” harap dia.

 

2 dari 3 halaman

Jadi Teladan Masjid Lain

Selain itu, Ma'ruf juga berharap, Masjid Istiqlal dapat memegang peranan dan kontribusi dalam contoh teladan bagi masjid lainnya.

“Terutama dalam menebarkan kesejukan dan kedamaian kepada masyarakat, merawat harmoni dan persatuan, serta terus konsisten dakwah Islam wasathiyah dan rahmatan lil alamiin dalam rangka menuju Indonesia yang lebih maju,” dia menandasi.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓