Jadi Ketua Dewas BPJS Kesehatan, Achmad Yurianto: Tantangan Semakin Kompleks

Oleh Delvira Hutabarat pada 22 Feb 2021, 13:30 WIB
Diperbarui 22 Feb 2021, 13:30 WIB
Juru Bicara Pemerintah untuk Penananganan Virus Corona Achmad Yurianto. (dok BNPB)
Perbesar
Juru Bicara Pemerintah untuk Penananganan Virus Corona Achmad Yurianto. (dok BNPB)

Liputan6.com, Jakarta - Mantan juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, dilantik Presiden Jokowi menjadi Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan. Pria yang akrab disapa Yuri itu mengatakan, tugas barunya sebagai dewas cukup berat.

"Alhamdulillah kami hari ini Dewas BPJS Kesehatan telah dilantik oleh presiden. Tugas berat tentunya harus segera kami jalankan karena BPJS Kesehatan ini adalah bagian dari upaya pemerintah membangun sistem kesehatan, membangun kesehatan secara nasional," kata Yuri dalam keterangan, Senin (22/2/2021)

Yuri berjanji, pihaknya bekerja lebih keras dari dewas sebelumnya. "Tentunya dengan bekerja lebih keras lagi, karena tantangan yang kita hadapi ke depan tidak semakin ringan," ujar Yuri.

Dia menyebut pandemi Covid-19 adalah tantangan terbesar saat ini. Namun, ia memastikan tidak akan menutup mata dan tetap menaruh perhatian bagi penyakit lain.

“Tantangan yang kita hadapi semakin kompleks, bukan saja terkait dengan penyakit pandemi yang sekarang kita hadapi, tetapi juga memang permasalahan kesehatan secara mendasar kita masih memiliki banyak pekerjaan," tutur Yuri usai dilantik sebagai Dewas BPJS Kesehatan.

 

2 dari 3 halaman

Minta Doa, Kritik dan Saran

Oleh karena itu, Yuri berharap diberi doa restu agar bisa bekerja bersama hadapi pandemi.

"Kami mohon doa restu dari seluruh masyarakat sekalian dan kami terbuka untuk mendapatkan masukan kritikan saran agar pekerjaan kita ke depan menjadi lebih baik," tandasnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓