KSAD Pantau Perkembangan Penanganan Bencana di Kalsel dan Sulbar

Oleh Liputan6.com pada 14 Feb 2021, 07:14 WIB
Diperbarui 14 Feb 2021, 10:13 WIB
bantuan bencana
Perbesar
KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa bersama Hetty Andika Perkasa memantau persiapan pendistribusian bantuan ke lokasi bencana alam di Kalimantan Selatan dan Sulawesi Barat.(Dok TNI AD)

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa kembali melaksanakan video conference dengan jajaran petinggi Angkatan Darat terkait laporan perkembangan penanganan bencana di Provinsi Kalimantan Selatan dan Sulawesi Barat.

Dilaporkan oleh Panglima Kodam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Heri Wiranto, Kapal Laut ADRI L yang membawa bantuan untuk penanganan bencana telah tiba di Pelabuhan Banjarmasin dengan selamat.

Panglima Kodam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Andi Sumangerukka juga melaporkan kapal ADRI LI yang membawa bantuan kemanusiaan beserta kebutuhan medis, serta ADRI LII yang membawa perlengkapan rumah sakit lapangan telah tiba di Sulawesi Barat.

Selain itu, KSAD juga menerima laporan dari Kepala Pusat Kesehatan Angkatan Darat (Kapuskesad), Mayjen TNI dr. Budiman mengenai posko kesehatan di dua lokasi bencana yang menangani para korban.

"Ini adalah data-data pasien yang dilaporkan dari Satuan Kesehatan masing-masing tempat, pola penyakit sama seperti yang disampaikan Bapak Pangdam tadi, dan sudah kita antisipasi dengan obat-obat sesuai. Jumlah total adalah 1.308 sampai pagi ini," jelas Budiman dikutip dari channel YouTube TNI AD, Minggu (14/2/2021).

Kapuskesad melanjutkan, posko kesehatan di Sulawesi Barat, yakni di Mamuju telah menangani sebanyak 11.589 pasien, sedangkan di Majene sebanyak 4.335 pasien.

 

Ikuti cerita dalam foto ini https://story.merdeka.com/2303605/volume-5

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

2 dari 3 halaman

Lewati Rawa dengan Perahu Karet

Kepala Pusat Pembekalan Angkutan Angkatan Darat (Kapusbekangad), Mayjen TNI Isdarmawan Ganemoeljo juga memberikan laporan mengenai perjuangan prajurit dalam membantu evakuasi para korban bencana, serta pengoperasian dapur lapangan oleh prajurit Bekang Angkatan Darat.

"Di sebelah kanan itu bagaimana sulitnya melewati rawa-rawa dengan perahu karet, dan itu perahu karet yang berangkat menggunakan Hercules dari Satang Air dengan personel 25 orang. Tingkat kesulitannya sangat tinggi anggota-anggota kami bersama-sama menolong korban," ujar Isdarmawan.

Jenderal TNI Andika Perkasa akan terus mengawal penanganan bencana di wilayah Kalimantan Selatan dan Sulawesi Barat, dengan memberikan dukungan maupun penunjang agar bencana cepat teratasi.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓