Wisma Atlet Kemayoran Gelar Perlombaan untuk Semangati Petugas Covid-19

Oleh Rita Ayuningtyas pada 13 Feb 2021, 19:32 WIB
Diperbarui 13 Feb 2021, 19:32 WIB
Satu Juta Kasus COVID-19 di Indonesia
Perbesar
Tenaga Kesehatan dengan pakaian APD terlihat di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Selasa (26/1/2021). Hari ini, Selasa (26/1) kasus COVID-19 di Indonesia bertambah 13.094 sehingga total menyentuh angka satu juta, tepatnya 1.012.350. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta Tepat pada 23 Maret 2021, Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran beroperasi selama setahun. Untuk menyemangati para tenaga kesehatan dan nonkesehatan (relawan), pengurus Wisma Atlet akan menyelenggarakan sejumlah perlombaan.

Komandan Lapangan Wisma Atlet Kemayoran Letnan Kolonel TNI Angkatan Laut Muhammad Arifin mengatakan perlombaan ini ditujukan untuk tenaga kesehatan dan nonkesehatan yang bertugas antardivisi.

Sejumlah pertandingan itu adalah badminton, voli, dan tenis meja untuk kategori olahraga (sport), serta pembuatan video dokumenter untuk kategori digital.

"Untuk sport, ada badminton, voli dan pingpong. Selain itu, ada pertandingan yang bersifat digital yaitu lomba pembuatan video dokumenter tentang perjuangan mulai berdiri Wisma Atlet sampai hari ini untuk tenaga kesehatan dan nonkesehatan yang ada di sini, relawan-relawan antardivisi," kata Arifin di Jakarta, seperti dilansir Antara, Sabtu (13/2/2021).

Menurut dia, pemenangnya akan mendapat hadiah menarik.

"Semua bersaing dan berlomba-lomba untuk nanti mendapat hadiah tentunya, yang menarik dan untuk membikin mereka semangat dan tetap gembira," lanjut Arifin.

Humas RSD Wisma Atlet Kemayoran itu mengatakan, ada juga adu yel-yel antardivisi yang bertugas, di mana isi yel-yel berupa kata-kata yang membangkitkan semangat.

Arifin mengatakan adu yel-yel tersebut diadakan, mengingatkan perjuangan melawan pandemi Covid-19 tak boleh padam sebelum virus corona tumbang.

Menurut dia, para relawan maupun tenaga kesehatan akan dipastikan negatif melalui tes usap (swab test) antigen, yang memang rutin diadakan sejak sebelum pertandingan dimulai.

"Perlu diketahui, para relawan dan tenaga kesehatan di sini setiap seminggu sekali diadakan swab antigen rutin ya, dan terkoordinir dengan baik. Jadi dipastikan semua yang ada di Wisma Atlet ini, relawannya adalah negatif, jadi tidak ada masalah," kata Arifin soal lomba di Wisma Atlet.

 

2 dari 4 halaman

Juga Lomba untuk Pasien

 

Selain para relawan dan tenaga kesehatan, pengelola RSD Wisma Atlet mengadakan pertandingan digital untuk pasien penderita Covid-19.

"Untuk mereka (pasien) diadakan lomba puisi virtual, nanti dikirimkan puisi virtual dengan tema tentang perjuangan melawan pandemi ini dari sisi mereka, dari pasien, untuk mendapatkan swab dengan hasil negatif," kata Arifin.

Ada pula lomba membuat video blog (vlog) tentang kegiatan pasien selama dirawat di Wisma Atlet, sejak baru datang sampai dinyatakan negatif (sembuh) melalui hasil tes usap.

"Semua karya tersebut dikirimkan ke panitia untuk dinilai dan ditentukan siapa pemenangnya, lalu diserahkan hadiah-hadiahnya kepada pasien," kata Arifin.

 

3 dari 4 halaman

Tetap Terapkan Protokol Kesehatan

Arifin mengatakan setiap kegiatan akan mengutamakan protokol kesehatan dan mencegah kerumunan.

Dia juga berpesan kepada seluruh masyarakat Indonesia, pandemi masih berlangsung dan belum selesai, protokol kesehatan harus tetap dilaksanakan dan dilakukan dengan baik dan benar sampai selesai masa pandemi sampai seluruh masyarakat Indonesia mendapat vaksin dan dinyatakan selesai wabah ini.

"Indonesia bisa! Indonesia sehat! Dan badai pasti berlalu!" kata Arifin dengan penuh semangat.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by