Prajurit TNI Korban Penembakan KKB di Intan Jaya Papua Dirawat Intensif di Jayapura

Oleh Ady Anugrahadi pada 13 Feb 2021, 14:43 WIB
Diperbarui 13 Feb 2021, 14:43 WIB
Sejumlah senjata dan amunisi yang disita TNI dari kelompok separatis usai terlibat baku tembak di Intan Jaya, Papua. (dok TNI)
Perbesar
Sejumlah senjata dan amunisi yang disita TNI dari kelompok separatis usai terlibat baku tembak di Intan Jaya, Papua. (dok TNI)

Liputan6.com, Jakarta - Prajurit TNI yang menjadi korban penembakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Intan Jaya, Papua, telah dirujuk ke Rumah Sakit TK II Marthen Indey. Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Arm Reza Nur Patria mengatakan, Praka Hendra Sipayung sedang dalam perawatan intensif di RS tersebut.

Prajurit yang tergabung dalam satuan tugas aparat teritorial (satgas apter) itu ditembak oleh KKB Papua pada Jumat (12/2/2021).

"Praka Hendra Sipayung yang menjadi korban penembakan oleh KSB (kelompok separatis bersenjata) mengalami luka tembak di kening sebelah kiri pada hari Jumat lalu, saat ini sudah tiba di Rumah Sakit TK II Marthen Indey untuk mendapatkan perawatan intensif," kata Reza dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Sabtu (13/2/2021).

Reza menerangkan, Praka Hendra Sipayung dievakuasi dari Bandara Bilorai Kab Intan Jaya menuju RS TK II Marthen Indey Jayapura, Papua, pukul 08.05 WIT, hari ini.

Menurut dia, kondisi kesehatan Praka Hendra mulai membaik.

"Kondisi korban saat ini stabil dan akan dilaksanakan penanganan dan perawatan secara intensif untuk mempercepat proses penyembuhannya," ujar Reza.

Dia meminta masyarakat memanjatkan doa untuk kesembuhan Praka Hendra Sipayung. "Mohon doanya dari kita semua, semoga Praka Hendra Sipayung diberikan kesehatan dan dapat pulih seperti sedia kala," tandas Reza.

2 dari 3 halaman

Kronologi

Sebelumnya, Danrem 173 PVB Brigjen TNI Iwan Setiawan menuturkan, saat kejadian, korban bersama rekannya sedang berbelanja di kios atau warung kecil yang letaknya di depan Kodim Persiapan Sugapa, Papua.

Tiba-tiba, kata dia, datang dua warga sipi yang mengendarai sepeda motor. Saat mendekati kios, keduanya langsung mengeluarkan senjata api dan menembak anggota.

Senjata api yang digunakan jenis laras pendek. Usai menembak, keduanya langsung melarikan diri ke arah berlawanan.

"Anggota sempat mengejar pelaku namun tidak berhasil menangkapnya," kata Iwan seperti dilansir Antara, Jumat.

Penembakan prajurit TNI ini juga dibenarkan oleh Panglima Kodam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono.

Prajurit yang ditembak KKB itu adalah Praka Hendra Sipayung yang tergabung dalam satuan tugas aparat teritorial (satgas apter) di Intan Jaya, Papua.

"Memang benar korban ditembak di kampung Mamba, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Jumat sekitar pukul 15.15 WIT," ungkap Yogo.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓