Korban Penembakan KKB di Intan Jaya Papua Akan Dievakuasi ke Timika

Oleh Rita Ayuningtyas pada 09 Feb 2021, 07:40 WIB
Diperbarui 09 Feb 2021, 07:40 WIB
Sejumlah senjata dan amunisi yang disita TNI dari kelompok separatis usai terlibat baku tembak di Intan Jaya, Papua. (dok TNI)
Perbesar
Sejumlah senjata dan amunisi yang disita TNI dari kelompok separatis usai terlibat baku tembak di Intan Jaya, Papua. (dok TNI)

Liputan6.com, Jakarta - Penembakan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) kembali terjadi Papua. Penembakan pada Senin 8 Februari 2021 sore itu terjadi di Bilogai, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua.

Pada hari ini, Selasa (9/2/2021), Polda Papua akan mengevakuasi korban berinisial RNR (32) ke rumah sakit di Timika.

"Korban mengalami luka tembak di bawah hidung kiri tembus rahang leher tembus bahu kanan. Direncanakan pada Selasa 9 Februari 2021, korban dievakuasi ke Kabupaten Mimika," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthafa Kamal dalam siaran tertulisnya, Selasa.

Menurut dia, usai kejadian, korban langsung dibawa ke Puskesmas Bilogai untuk mendapat pertolongan pertama. Saat ini, korban dalam keadaan sadar.

Dia mengatakan, usai penembakan itu, aparat gabungan TNI-Polri meningkatkan patroli di sekitar TKP. Juga di Kota Supaga, Intan Jaya, Papua.

"Saksi M (istri korban) dan L (tetangga korban) telah diminta keterangan dan kasus penembakan sudah ditangani aparat kepolisian untuk diusut sesuai hukum yang berlaku," tegas Ahmad.

2 dari 4 halaman

Kronologi

Kamal menuturkan, sebelum kejadian, pelaku mendatangi korban dan mengaku ingin menjual minyak tanah. Hal itu diungkap oleh M yang merupakan istri korban. 

"Pelaku datang dari arah jalan belakang rumah korban (Jalan Bilogai Kampung) kemudian mendatangi korban dan menyampaikan bahwa ingin menjual minyak tanah," tutur Kamal.

Selanjutnya, korban memanggil M karena ada yang menjual minyak tanah. Kemudian pelaku menyampaikan kepada M, dia tidak membawa jeriken minyak tanah. Dia pun meminta jeriken kepada M.

"Saat saksi hendak membalikkan badan untuk mengambil jeriken, pelaku langsung menodongkan senjata kepada korban dan menembak korban dengan senjata api laras pendek. Selanjutnya, pelaku melarikan diri," kata Kamal soal penembakan di Intan Jaya Papua.

3 dari 4 halaman

Pelaku Diburu

M langsung berteriak meminta bantuan usai melihat penembakan itu. Masyarakat yang berada di lokasi kejadian pun panik dan langsung berlarian.

"Pukul 17.50 WIT personel gabungan langsung mendatangi TKP dan mengevakuasi korban ke Puskesmas Bilogai guna dilakukan tindakan medis," ujar Kamal.

Menurut dia, polisi langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku, dan berkoodinasi dengan TNI di Intan Jaya.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓