KKB Tembak Masyarakat Sipil di Intan Jaya Papua

Oleh Rita Ayuningtyas pada 09 Feb 2021, 07:29 WIB
Diperbarui 09 Feb 2021, 07:55 WIB
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Musthofa Kamal
Perbesar
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Musthofa Kamal. (dok Polda Papua)

Liputan6.com, Jakarta - Kelompok kriminal bersenjata (KKB) menembak warga sipil berinisial RNR (32) di Kampung Bilogai Distrik Sugapa, Intan Jaya, Papua. Penembakan itu terjadi pukul 17.30 WIT, Senin, 8 Februari 2021. 

"Pukul 17.40 WIT salah satu tetangga korban, melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sugapa untuk meminta bantuan kepada personel Polsek Sugapa," ujar Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Musthofa Kamal, dalam siaran tertulisnya.

Menurut dia, korban selamat dan mendapat pertolongan pertama dari Puskesmas Bilogai. Saat ini, kata dia, korban dalam keadaan sadar.

"Korban mengalami luka tembak di bawah hidung kiri tembus rahang leher tembus bahu kanan. Direncanakan pada Selasa 9 Februari 2021, korban dievakuasi ke Kabupaten Mimika," kata Kamal.

Dia menuturkan, sebelum kejadian, pelaku mendatangi korban dan mengaku ingin menjual minyak tanah. Hal itu diungkap oleh M yang merupakan istri korban. 

"Pelaku datang dari arah jalan belakang rumah korban (Jalan Bilogai Kampung) kemudian mendatangi korban dan menyampaikan bahwa ingin menjual minyak tanah," tutur Kamal.

Selanjutnya, korban memanggil M karena ada yang menjual minyak tanah. Kemudian pelaku menyampaikan kepada M, dia tidak membawa jeriken minyak tanah. Dia pun meminta jeriken kepada M.

"Saat saksi hendak membalikkan badan untuk mengambil jeriken, pelaku langsung menodongkan senjata kepada korban dan menembak korban dengan senjata api laras pendek. Selanjutnya, pelaku melarikan diri," kata Kamal soal penembakan di Intan Jaya Papua.

 

2 dari 3 halaman

Diburu

M langsung berteriak meminta bantuan usai melihat penembakan itu. Masyarakat yang berada di lokasi kejadian pun panik dan langsung berlarian.

"Pukul 17.50 WIT personel gabungan langsung mendatangi TKP dan mengevakuasi korban ke Puskesmas Bilogai guna dilakukan tindakan medis," ujar Kamal.

Menurut dia, polisi langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku, dan berkoodinasi dengan TNI di Intan Jaya.

Pascakejadian, aparat gabungan TNI-Polri terus tingkatkan patroli di sekitar TKP dan Kota Sugapa, Kabupaten Intan Jaya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓