Hujan Deras, Pemprov DKI Jakarta Angkut 435 Meter Kubik Sampah dari Sungai

Oleh Ika Defianti pada 08 Feb 2021, 12:42 WIB
Diperbarui 08 Feb 2021, 12:42 WIB
Sampah Kiriman Menumpuk di Pintu Air Manggarai
Perbesar
Pekerja kebersihan mengangkat sampah yang menumpuk di pintu air Manggarai, Jakarta, Selasa (22/9/2020). Tingginya curah hujan membuat kiriman sampah menumpuk di pintu air Manggarai. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Syaripudin menyatakan, pihaknya telah mengakut ratusan meter kubik sampah yang terbawa arus sungai akibat hujan deras mengguyur wilayah Jabodetabek sejak Minggu 7 Februari 2021.

"Hingga pukul 10.00 WIB tadi, total volume sampah yang sudah diangkut 436 meter kubik," kata Syaripudin dalam keterangannya, Senin (8/2/2021).

Kata dia, sampah-sampah tersebut diangkut dari sejumlah lokasi berbeda, antara lain Pintu Air Manggarai, Kali Banjir Kanal Barat (BKB) Season City, dan Kali Ciliwung Jembatan Kampung Melayu.

Rinciannya sebanyak 260 meter kubik sampah diangkut dari Pintu Air Manggarai. Lalu 144 meter kubik lainnya dari BKB Season City.

"Untuk volume sampah di Jembatan Kampung Melayu yang sudah diangkut ada 32 meter kubik," ucapnya.

Syaripudin menuturkan, jumlah sampah yang diangkut masih akan terus bertambah. Sampah-sampah tersebut diangkut menggunakan alat berat milik UPK Badan Air Dinas LH DKI Jakarta.

"Tiga alat berat kami siapkan di Pintu Air Manggarai, kemudian dua alat berat masing-masing di BKB Season City dan Jembatan Kampung Melayu," jelasnya.

 

2 dari 3 halaman

Banjir Rendam 5 RW di Kampung Melayu

Sudin SDA Kewalahan Bersihkan Sampah Bukit Duri
Perbesar
Sejumlah anak bermain banjir yang merendam kawasan Kampung Melayu Kecil, Bukit Duri, Jakarta, Selasa (25/2/2020). Banjir tersebut akibat luapan sungai Ciliwung. (merdeka.com/magang/ Muhammad Fayyadh)

Sementara itu, sejumlah warga di Ibu Kota terdampak banjir akibat hujan deras yang terjadi sejak Minggu (7/2/2021). Salah satunya yakni Kawasan Kebon Pala, Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur.

Lurah Kampung Melayu, Setiawan menyatakan banjir sudah mulai merendam kawasan tersebut sejak Minggu (7/2/2021) pukul 13.30 WIB.

"Kondisi awal tinggi air 10 centimeter. Tapi berdasarkan data hingga pukul 09.30 WIB (Senin, 8/2/2021) kedalaman banjir paling tinggi 275 centimeter," kata Setiawan saat dihubungi, Senin (8/2/2021).

Adapun warga yang terdampak banjir yakni berlokasi di RW 04, 05, 06, 07, dan 08. Saat ini ratusan warga telah mengungsi di sejumlah lokasi yang telah disediakan.

Lokasi pengungsian tersebut yakni aula kantor kelurahan, SDN Kampung Melayu, aula Masjid Ittihadul Ikhwan RW 08, dan pos RW 07.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓