Update 26 Januari 2021: 4.078 Pasien Covid-19 Dirawat di RSD Wisma Atlet

Oleh Liputan6.com pada 26 Jan 2021, 10:34 WIB
Diperbarui 26 Jan 2021, 10:35 WIB
FOTO: Kesibukan Tim Medis Bawa Pasien COVID-19 ke Wisma Atlet
Perbesar
Petugas jaga mengecek data pasien COVID-19 yang dibawa petugas medis di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, Kamis (10/9/2020). Pemerintah menyiapkan 2.700 tempat tidur di RSD Wisma Atlet untuk merawat pasien COVID-19 dengan kondisi sedang dan ringan. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Pasien Covid-19 yang menjalani rawat inap di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat menjadi 4.078 orang pada Selasa (26/1/2021). Jumlah pasien yang dirawat di Tower 4, 5, 6, dan 7 ini berkurang 284 orang dari hari sebelumnya.

"Perkembangan jumlah pasien rawat inap di RSD Wisma Atlet pada 26 Januari 2021 hingga pukul 08.00 WIB, rawat inap berkurang 284 orang semula 4.362 orang menjadi 4.078 orang," kata Perwira penerangan Kogabwilhan-I Kolonel Marinir Aris Mudian, dalam keterangannya, Selasa.

Ia menjelaskan, pasien rawat inap itu terdiri dari 2.159 pria dan 1.919 wanita. Pasien yang dinyatakan positif Covid-19 ada 4.078 orang dan pasien suspek nihil.

Aris mengatakan, pasien yang terdaftar di RSD Wisma Atlet terhitung mulai 23 Maret 2020 sampai dengan 26 Januari 2021 ada 53.008 orang.

"Pasien keluar 48.930 orang, dengan rincian pasien rujuk ke RS lain 587 orang, pasien pulang atau sembuh 48.930 orang, meninggal 46 orang," sambung dia.

Selain itu, untuk jumlah pasien yang berada di RSD Pulau Galang sebanyak 143 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 75 pria dan 68 wanita. Untuk pasien yang positif Covid-19 sebanyak 143 orang dan pasien Suspek nihil.

"Rekapitulasi pasien TMT 12 April sampai dengan 26 Januari 2021 pukul 08.00 WIB, pasien terdaftar sebanyak 6.782 orang, pasien rujuk ke RS lain 42 orang, pasien pulang atau sembuh sebanyak 6.639 orang dan meninggal nihil," tandas Aris.

 

2 dari 3 halaman

582 dari 2.220 Tenaga Kesehatan di RSD Wisma Atlet Sudah Divaksin Covid-19

Ribuan Tenaga Kesehatan Jalani Vaksinasi di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran
Perbesar
Tenaga kesehatan memeriksa tensi darah sebelum disuntik vaksin Coronavac di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Rabu (20/1/2021). Vaksinasi kepada 2.630 tenaga kesehatan menjadi prioritas karena bersinggungan langsung dengan pasien. (Liputan6.com/Fery Pradolo)

Koordinator Rumah Sakit Darurat (RSD) Covid-19 Wisma Atlet, Tugas Ratmono mengatakan sudah 582 tenaga kesehatan yang bertugas di RSD Wisma Atlet divaksinasi Covid-19. Kemungkinan, jumlah tenaga kesehatan yang divaksinasi Covid-19 bertambah sebanyak 180 orang hari ini.

"Saat ini hari kelima, sudah divaksinasi 582 orang atau nakes," katanya dalam talk show yang disiarkan melalui YouTube BNPB Indonesia, Senin (25/1/2021).

Tugas menyebut, pihaknya sudah mendaftarkan 2.220 tenaga kesehatan untuk divaksinasi Covid-19. Namun, vaksinasi Covid-19 tidak bisa dilakukan secara serentak kepada ribuan tenaga kesehatan tersebut.

Vaksinasi Covid-19, kata Tugas, dilakukan secara bertahap di RSD Wisma Atlet bekerja sama dengan Dinas Kesehatan DKI Jakarta dan Puskesmas Kemayoran.

"Kita lakukan vaksinasi di RSD Wisma Atlet bekerja sama dengan teman-teman dari Puskesmas Kemayoran di sana," ujarnya.

Dinas Kesehatan DKI Jakarta sudah menyediakan Ambulans Gawat Darurat (AGD) untuk mengantisipasi munculnya Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) vaksinasi Covid-19. Bila ada tenaga kesehatan yang mengalami KIPI usai divaksinasi Covid-19 maka akan segera dilarikan ke rumah sakit terdekat yakni RS Mitra Kemayoran.

"Untuk pelayanan KIPI sebelahnya ada RS yang menempel di sana, RS Mitra Kemayoran sehingga kita koordinasi kalau ada yang KIPI tentunya teratasi dengan baik," kata dia.2 dari 3 halaman

 

Reporter: Nur Habibie

Sumber: Merdeka

 

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓