Basarnas: Pencarian Sriwijaya Air SJ 182 Tertunda Akibat Cuaca Buruk

Oleh Muhammad Radityo Priyasmoro pada 21 Jan 2021, 10:38 WIB
Diperbarui 21 Jan 2021, 10:39 WIB
FOTO: Puing Pesawat, Pakaian, dan Bagian Tubuh Korban Sriwijaya Air SJ 182 Dievakuasi
Perbesar
Kantong jenazah berisi puing, pakaian, dan bagian tubuh manusia dievakuasi pascajatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, Selasa (12/1/2021). Temuan tersebut akan dibawa dan dikumpulkan ke Pelabuhan JICT II. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta Direktur Operasi Badan SAR Nasional (Basarnas) Brigjen Rasman MS memastikan tim penyelaman operasi pencarian Sriwijaya Air SJ 182, tetap dilaksanakan hari ini. Diketahui, hari ini adalah hari ke-13 atau hari terakhir dalam perpanjangan kedua dari Tim SAR gabungan.

"Khusus untuk hari ini tetap ada penyelaman namun disituasikan dengan kondisi cuaca," kata Rasman di JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (21/1/2021).

Rasman menegaskan, Tim SAR gabungan tidak akan memaksakan pencarian Sriwijaya Air jika cuaca masih buruk. Karenanya, tim penyelam di lapangan pagi ini masih belum beroperasi.

"Rekan kita di lapangan masih tidak ada yang turun dan kapal kita berlindung di tempat aman," jelas dia.

2 dari 3 halaman

Pesawat Jatuh

Diketahui, Pesawat Sriwijaya Air SJ182 hilang kontak Pesawat hilang kontak pukul 14.40 WIB, sesaat setelah lepas landas pukul 14.36 WIB di sekitar perairan Kepulauan Seribu usai lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Sabtu sore, 9 Januari 2021.

Pesawat SJ 182 rute Jakarta - Pontianak ini mengangkut 62 orang yang terdiri dari 50 penumpang (terdiri dari 40 dewasa, 7 anak-anak dan 3 bayi), 12 kru.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓