Daftar RS Rujukan untuk Tangani Efek Samping Vaksin Covid-19 di Jakarta

Oleh Ika Defianti pada 20 Jan 2021, 10:35 WIB
Diperbarui 20 Jan 2021, 10:35 WIB
FOTO: Kapasitas RS Rujukan COVID-19 di Jakarta Tersisa 13 Persen
Perbesar
Pasien COVID-19 terlihat pada jendela salah satu kamar isolasi Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Selasa (19/1/2021). Pemprov DKI Jakarta mengungkapkan ketersediaan tempat tidur isolasi dan ICU di rumah sakit rujukan COVID-19 tersisa 13 persen. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengatakan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah rumah sakit rujukan untuk pasien yang mengalami efek samping dari vaksin Covid-19 atau Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). 

"Kita siapkan 21 rumah sakit (RS) rujukan. Perawatan sekiranya ada masalah di lapangan," kata Widyastuti dalam diskusi virtual, Kamis, 14 Januari 2021. 

Berdasarkan akun Instagram Dinas Kesehatan @dinkesdki yang dikutip pada Rabu (20/1/2021), ke-21 rumah sakit rujukan tersebut tersebar di lima wilayah DKI Jakarta.  

Untuk wilayah Jakarta Pusat, ada lima RS yang dijadikan rujukan bagi pasien yang mengalami efek samping usai vaksinasi Covid-19. Yaitu RSUD Tarakan, RSUP Cipto Mangunkusumo, RSPAD Gatot Subroto, RSUD Johar Baru, dan RSUD Kemayoran. 

Untuk Jakarta Utara ada tiga RS rujukan, yakni RSUD Koja, RSUD Cilincing, dan RSUD Tanjung Priok.

Sementara, di Jakarta Barat, pihak Pemperintah Provinsi (Pemprov) DKI menyiapkan dua RS rujuan bagi pasien yang mengalami KIPI. Yakni RSUD Tamansari dan RSUD Kembangan. 

Selanjutnya di Jakarta Selatan, Dinas Kesehatan DKI menyiapkan enam rumah sakit, yaitu RSUP Fatmawati, RSP Pertamina, RSUD Tebet, RSUD Mampang Prapatan, RSUD Jagakarsa, dan RSUD Pesanggrahan. 

Sedangkan di wilayah Jakarta Timur, tercatat ada lima RS rujukan bagi mereka yang mengalami efek samping usai di vaksin Covid-19. Yaitu RSUD Budi Asih, RSUD Pasar Rebo, RSUD Matraman, RSUD Cipayung, dan RS Adhyaksa.

 

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

2 dari 3 halaman

Wagub DKI: Tidak Ada Efek Samping

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan hingga saat ini tidak ada efek samping dari vaksinasi Covid-19 di Jakarta.

"Pak Presiden, para gubernur, bupati, wali kota dan para tokoh sudah melaksanakan, memberikan contoh dan teladan. Sejauh ini vaksin yang diberikan tidak masalah, tidak ada efek samping," kata Riza di Balai Kota Jakarta, Selasa, 19 Januari 2021. 

Riza berharap, dengan telah dan sedang dilakukan vaksinasi tahap pertama untuk tenaga kesehatan dan para pejabat, proses vaksinasi berikutnya bisa berjalan lancar. Terlebih orang yang sudah disuntik vaksin Sinovac akan disuntik kembali untuk kedua kalinya dalam selang waktu 14 hari.

"Mudah-mudahan bisa lancar, vaksin kedua dan seterusnya seluruh warga yang memang berhak dan harus divaksin bisa segera mendapatkan," kata Riza.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓