Basarnas Cari Dua Orang yang Dilaporkan Hilang Akibat Tanah Longsor di Sumedang

Oleh Yopi Makdori pada 18 Jan 2021, 23:16 WIB
Diperbarui 18 Jan 2021, 23:16 WIB
Longsor Sumedang
Perbesar
Tim SAR gabungan mengevakuasi korban longsor di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, kembali membuahkan hasil, Minggu (17/1/2021). (Foto: Dok. Basarnas)

Liputan6.com, Jakarta Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menyebut masih mencari dua orang yang dilaporkan menghilang akibat bencana tanah longsor di Sumedang, Jawa Barat.

"Siang ini saya laporkan yang masih dalam pencarian dua orang, masih dalam pencarian," kata Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI (Purn) Bagus Puruhito di Jakarta International Container Terminal (JICT) II, Jakarta Utara, Senin (18/1/2021).

Angka ini sudah berkurang dari sebelumnya yang ada 12 orang dilaporkan hilang akibat longsor. Kemudian berkurang jadi delapan dan kini tinggal dua orang.

Bagus berharap tim di lapangan dapat menemukan kedua korban longsor dalam waktu dekat ini.

"Semoga dalam waktu dekat kita bisa menemukan semuanya," harap Bagus.

2 dari 3 halaman

Korban Mencapai 38 Orang

Bagus menuturkan hingga Senin sore (18/2/2021), total korban jiwa akibat longsor di Sumedang mencapai 38 orang. Sementara 25 korban lain dinyatakan selamat.

"Selamat 25 orang, meninggal dunia 38 orang," ujarnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓