Pandemi Covid-19, Komisi III DPR Tiadakan Kunjungan ke Rumah Calon Kapolri

Oleh Mevi Linawati pada 13 Jan 2021, 08:14 WIB
Diperbarui 13 Jan 2021, 08:16 WIB
FOTO: DPR Gelar Rapat Paripurna Penutupan Masa Sidang II
Perbesar
Anggota dewan mengikuti Rapat Paripurna Penutupan Masa Sidang II yang digelar secara virtual maupun fisik di Gedung Nusantara II, Jakarta, Jumat (11/12/2020). Ketua DPR Puan Maharani menyampaikan beberapa hal terkait kinerja DPR mengenai Prolegnas Prioritas 2021. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - Komisi III DPR RI meniadakan kunjungan ke rumah calon Kapolri pengganti Jenderal Polisi Idham Azis yang memasuki masa pensiun pada akhir Januari 2021. Kunjungan ke rumah biasanya selalu menjadi agenda rutin DPR dalam pemilihan calon Kapolri.

Ketua Komisi III DPR RI Herman Hery mengatakan, seluruh anggota dan pimpinan Komisi III DPR RI sepakat dalam rapat internal pada Selasa 12 Januari 2021, untuk meniadakan kunjungan ke rumah calon Kapolri karena adanya situasi pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia.

"Kami sudah putuskan dalam rapat tadi. Untuk kali ini kami tidak adakan kunjungan kepada kediaman. Kenapa? Situasinya pandemi Covid-19. Tidak etis bergerombol datang ke kediaman orang," kata Herman kepada wartawan di Jakarta, Selasa.

Dia pun mengatakan, setelah Surat Presiden (Surpres) Joko Widodo tentang calon Kapolri diterima DPR, Komisi III segera menggelar fit and proper test calon Kapolri pekan depan.

"Senin atau Selasa sudah fit and proper test," kata Herman Hery.

Dia berharap Surpres soal calon Kapolri dapat diterima pekan ini, dengan demikian uji kelayakan dan kepatutan bisa segera diproses.

"Kami berharap kalau bisa dalam minggu ini surat masuk, kemudian dibawa ke Bamus, aturan sudah tidak perlu ke paripurna lagi. Segera dari Bamus ada penugasan kepada Komisi III, kalau bisa hari Kamis kami sudah bisa mengundang RDPU dengan Kompolnas dan PPATK hari Kamis nanti. Itu jadwal kami tadi hasil rapat internal," jelasnya.

2 dari 3 halaman

Mahfud: Nama Calon Kapolri yang Beredar Spekulasi, Presiden Masih Pertimbangkan

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md mengklaim nama calon kapolri yang beredar di media masih spekulasi. Pasalnya, kata dia, hingga kini Presiden Joko Widodo atau Jokowi belum mengirim nama calon pengganti Jenderal Idham Azis itu ke DPR.

"Nama calon Kapolri yang beredar di media sekarang masih tebak-tebak buah nangka alias spekulasi. Sampai saat ini Presiden belum mengirim nama calon Kapolri ke DPR," kata Mahfud dikutip dari akun Twitternya @mohmahfudmd, Selasa (12/1/2021).

Menurut dia, Jokowi masih memikirkan dengan matang siapa sosok yang tepat untuk memimpin Korps Bhayangkara ke depan. Untuk itu, Mahfud menyebut belum ada yang mengetahui calon Kapolri pilihan Jokowi.

"Belum ada yang tahu siapa calon kapolri kita sebab Presiden masih terus mempertimbangkan secara seksama siapa yang paling tepat untuk jabatan tersebut," jelasnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓