Ucapan Natal Terakhir Pramugari Sriwijaya Air SJ 182 untuk Keluarga di Bali

Oleh Dewi Divianta pada 10 Jan 2021, 15:45 WIB
Diperbarui 12 Jan 2021, 22:20 WIB
Mia Zet Wadu jadi salah satu pramugari Sriwijaya Air SJ 182 yang hilang kontak dan diduga jatuh di Kepulauan Seribu
Perbesar
Mia Zet Wadu jadi salah satu pramugari Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak yang hilang kontak dan diduga jatuh di Kepulauan Seribu. (Liputan6.com/Dewi Divianta)

Liputan6.com, Jakarta - Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang diduga jatuh di perairan Kepulauan Seribu pada Sabtu, 9 Januari 2021 membawa penumpang 40 dewasa, 7 anak-anak, 3 bayi, dan 12 kru pesawat.

Salah satu pramugari dalam pesawat Sriwijaya Air SJ 182 adalah Mia Zet Wadu yang baru merayakan ulang tahun ke 23 pada 29 November 2020 lalu.

Anak bungsu dari 2 bersaudara itu terakhir pulang ke rumahnya di Gang Tirta Gangga, Panjer, Denpasar Selatan, Bali pada Bulan September 2020 lalu.

"Waktu Hari Raya Natal 2020 kemarin sempat video call. Terakhir ketemu sekitar bulan September," ujar salah satu perwakilan keluarga, I Nyoman Gingsir Atmajaika kepada Liputan6.com di rumah duka, Minggu (10/1/2021).

Menurut Gingsir, keponakannya itu sejak kecil sudah sangat aktif dan sangat cerdas. Ia pun lantas berharap apapun keadaannya, Mia bisa segera ditemukan.

"Awalnya kita masih belum percaya, tapi setelah ada info dari pihak maskapai dan daftar manifest baru kami percaya bahwa Mia menjadi salah satu korban pesawat yang jatuh itu," ucap dia dengan sesekali mengusap air mata.

Gingsir dan keluarga berharap, masih ada keajaiban untuk Mia bisa ditemukan dalam keadaan selamat.

"Hal-hal terbaik kita masih harapkan. Tapi kita harus realistis dan keluarga sudah ikhlas. Jika dalam waktu dekat diperlukan kehadiran keluarga untuk proses lanjutan, pihak maskapai akan memfasilitasi. Nanti kakaknya Mia yang kana mewakili," tutup Gingsir.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Sriwijaya Air SJ 182 Diduga Jatuh

Pertama Kalinya, Sriwijaya Air Bakal Bawa 188 Turis ke Belitung
Perbesar
Rencananya, 188 turis Malaysia akan didaratkan di Bandara International Hanandjoedin, Belitung dengan maskapai Sriwijaya Air.

Sebelumnya, Sriwijaya Air telah mengkonfirmasi hilangnya kontak pesawat dengan nomor penerbangan SJ182 pada, Sabtu 9 Januari 2021 pukul 14.40 WIB. Pesawat tersebut membawa penumpang dengan rute Jakarta-Pontianak.

"Kami mengkonfirmasikan bahwa penerbangan SJ-182 rute Jakarta menuju Pontianak telah hilang kontak pada hari ini tanggal 9 Januari 2021 pukul 14.40 WIB," dikutip dari keterangan resmi Sriwijaya Air, Sabtu, 9 Januari 2021.

Sriwijaya Air menyatakan, pesawat tersebut diawaki 6 awak aktif. Adapun rincian penumpang dalam penerbangan SJ182 adalah 40 dewasa, 7 anak-anak, 3 bayi dan 6 awak Sriwijaya Air sebagai penumpang

"Doa kami iringkan bagi seluruh penumpang dan awak pesawat kami serta keluarga. Sampai saat ini kami terus berkoordinasi dengan otoritas terkait dan menyediakan seluruh dukungan yang dibutuhkan," tutup keterangan resmi tersebut.

Untuk keluarga dan kerabat penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ182 mencari informasi terkini dapat menghubungi nomor hotline 021 – 8063 7816 dan 021 – 8063 7817

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya