Ali Taher Meninggal Dunia Karena Covid-19, Sekjen PAN: Kehilangan Pejuang Gigih

Oleh Putu Merta Surya Putra pada 03 Jan 2021, 16:00 WIB
Diperbarui 03 Jan 2021, 16:00 WIB
Anggota MPR RI Fraksi PAN, Ali Taher Parasong
Perbesar
Anggota MPR RI Fraksi PAN, Ali Taher Parasong. (Liputan6.com/Moch Harun Syah)

Liputan6.com, Jakarta Anggota Komisi VIII DPR RI dari Partai Amanat Nasional (PAN) Ali Taher disebut meninggal dunia karena Covid-19.

Kabar meninggal karena Covid-19 ini dibenarkan oleh Sekretaris Jenderal PAN Edhy Soeparno.

"Iya benar (meninggal karena Covid-19)," ucap Eddy Soeparno kepada Liputan6.com, Minggu (3/1/2020).

Dia menuturkan, dengan meninggalnya sosok Ali Taher, DPR RI kehilangan politisi tangguh. Termasuk PAN sendiri.

"PAN kehilangan pejuang gigih di DPR RI dan DPR RI kehilangan salah seorang putra terbaiknya," kata Eddy.

 

2 dari 3 halaman

Sempat Dirawat di RS Cempaka Putih

Sementara, Ketua Fraksi PAN DPR RI Saleh Partaonan Daulay mengungkapkan, almarhum dirawat di RSIJ Cempaka Putih sejak 27 Desember 2020. Bahkan, putri almarhum sempat minta dicarikan rumah sakit.

"Waktu itu saya ditelpon salah seorang putrinya, minta dicarikan RS. Setelah bertanya ke teman-teman yang ada di Kemenkes, kamar yang tersedia adalah di RS Fatmawati. Namun, pada saat itu juga, ada kabar bahwa RS Islam Cempaka Putih juga tersedia kamar kosong. Keluarganya meminta untuk dirawat di RSIJ Cempaka Putih." cerita Saleh.

Setelah 6 hari menjalani perawatan, kondisi almarhum menurun. Puncaknya Sabtu 2 Januari sore, Saturasi oksigennya sempat menyentuh angka 40 persen. Padahal sempat ada tanda-tanda membaik.

"Atas nasehat dokter yang merawat dan persetujuan keluarga, dipasang alat saluran pernafasan langsung ke paru-paru. Setelah dipasang, kami merasa senang. Saturasinya kembali normal. Bahkan menyentuh angka 80-90 persen. Ada tanda-tanda membaik," ungkap Saleh.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓