Arus Balik Libur Tahun Baru, KAI Ingatkan Penumpang Siapkan Rapid Test Antigen

Oleh Lizsa Egeham pada 02 Jan 2021, 13:35 WIB
Diperbarui 03 Jan 2021, 10:12 WIB
Para Penumpang di Stasiun Senen Jalani Swab Antigen
Perbesar
Petugas medis bersiap untuk melayani swab antigen penumpang di Stasiun Senen, Jakarta, Senin (21/12/2020). Penumpang kereta api jarak jauh menunjukkan surat bebas Covid-19 dengan melakukan tes PCR atau tes rapid antibodi yang masih berlaku 14 hari sejak diterbitkan. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyebut arus balik libur Tahun Baru 2021 sudah mau terlihat sejak Sabtu (2/1/2021). KAI pun meminta para penumpang untuk menyiapkan keperluan perjalanan, salah satunya rapid test antigen.

KAI telah menjual 32.729 tiket kereta api jarak jauh pada hari ini. Jumlah tersebut meningkat sebanyak 21 persen pada perjalanan Minggu 3 Januari 2021, di mana tiket yang sudah terjual mencapai 39.082.

"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk mempersiapkan perjalanan pada arus balik libur tahun baru ini dengan baik mulai dari pemesanan tiket, rapid test antigen, hingga kelengkapan lainnya agar perjalanan Anda menyenangkan," kata VP Public Relations KAI Joni Martinus dikutip dari siaran persnya, Sabtu (2/1/2021).

Adapun rapid test antigen seharga Rp 105.000 dapat dilakukan di 29 stasiun yaitu Stasiun Gambir, Pasar Senen, Bandung, Kiaracondong, Cirebon, Cirebon Prujakan, Jatibarang, Semarang Poncol, Semarang Tawang. Kemudian, Tegal, Purwokerto, Kutoarjo, Kroya, Kebumen, Yogyakarta, Lempuyangan, Solo Balapan, Madiun, Jombang, Kediri, Kertosono, Blitar, Mojokerto, Surabaya Gubeng, Surabaya Pasar Turi, Malang, Sidoarjo, Jember, dan Ketapang.

"Kami telah melayani lebih dari 111 ribu peserta rapid test antigen di stasiun untuk memudahkan pelanggan dalam melengkapi syarat menggunakan kereta api pada masa pandemi Covid-19," jelas Joni soal persiapan arus balik libur tahun baru.

 

2 dari 3 halaman

H-1

Joni menekankan bagi pelanggan yang hendak melakukan rapid test antigen di stasiun agar dijadwalkan pada H-1 perjalanan kereta api. Hal ini untuk menghindari keterlambatan jika dilakukan di hari keberangkatan.

KAI juga telah melakukan antisipasi peningkatan peserta rapid test antigen dengan menambah petugas pelayanan di stasiun serta menata alur layanan tersebut dengan lebih teratur. Joni menegaskan para penumpang wajib memiliki hasil rapid tes antigen sebelum menaiki kereta api.

"Kami memastikan seluruh pelanggan yang naik kereta api telah memiliki surat rapid test antigen dengan hasil negatif baik dari stasiun maupun instansi kesehatan lainnya yang kredibel," kata Joni.

Menurut dia, semua penumpang diharuskan dalam kondisi sehat, memiliki suhu tubuh maksimal 37,3 derajat celsius, dan memakai masker. Selain itu, masyarakat diimbau memakai pakaian lengan panjang serta membawa hand sanitizer pribadi.

KAI mencatat puncak arus mudik Tahun Baru 2021 terjadi pada 30 Desember 2020 dengan 33.529 pelanggan KA Jarak Jauh, naik 30 persen dibandingkan dengan periode 29 Desember 2020 dimana KAI melayani 25.831 pelanggan KA Jarak Jauh. Pada periode 18 Desember 2020 hingga 2 Januari 2021, KAI telah menjual 512.165 tiket yang dilayani melalui total 1.685 perjalanan KA Jarak jauh.

Secara keseluruhan, di masa Angkutan Natal dan Tahun Baru yaitu 18 Desember 2020 sampai 6 Januari 2021, total sebanyak 573.310 tiket KA jarak jauh yang telah terjual.

"Dalam pengoperasian kereta api di tengah pandemi Covid-19 ini, kami berkomitmen tetap konsisten menerapkan protokol kesehatan demi memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan sekaligus agar terhindar dari penyebaran virus tersebut di lingkungan kereta api," tutur Joni.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓