3 Titipan Pesan Jokowi untuk Masyarakat Indonesia saat Malam Tahun Baru

Oleh Devira Prastiwi pada 01 Jan 2021, 07:29 WIB
Diperbarui 01 Jan 2021, 07:29 WIB
Jokowi Bicara Perkembangan Fintech di IMF-Bank Dunia 2018
Perbesar
Presiden Joko Widodo saat berpidato dalam Bali Fintech Agenda IMF-WB 2018 di Nusa Dua, Bali, Kamis (11/10). Jokowi mengaku mengacu pada kebijakan Amerika Serikat (AS) yang merupakan negara kelahiran internet. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Pada malam tahun baru, Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyampaikan sejumlah pesan untuk masyarakat Indonesia.

Salah satu yang disampaikan, menurut Jokowi, 2020 merupakan tahun berat dalam catatan sejarah dunia karena hantaman pandemi Corona Covid-19.

"Kita semua mencatat tahun 2020 sebagai tahun ujian yang amat berat, Pandemi Covid-19 mengakibatkan krisis kesehatan dunia, dan krisis perekonomian dunia yang melanda 215 negara," kata Jokowi dalam siaran daringnya, Kamis, 31 Desember 2020.

Meski begitu, mantan Gubernur DKI Jakarta itu optimistis Indonesia segera bangkit dari krisis akibat pandemi Covid-19.

Dirinya percaya, investasi baru akan mulai bermunculan pada 2021 sehingga mampu menggerakkan ekonomi masyarakat dan industri di masa depan.

Berikut 3 pesan yang disampaikan Presiden Jokowi saat malam tahun baru dihimpun Liputan6.com:

 

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

2 dari 6 halaman

2020 Tahun Ujian Terberat

Jokowi Pastikan RS Darurat Siap Beroperasi
Perbesar
Presiden Joko Widodo merapihkan masker yang digunakannya saat meninjau Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Dalam kunjungannya Jokowi memastikan Rumah Sakit Darurat siap digunakan untuk menangani 3.000 pasien. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/Pool)

Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyampaikan pesan semangat kepada masyarakat Indonesia jelang malam tahun baru. Menurut dia, 2020 adalah tahun berat dalam catatan sejarah dunia karena hantaman pandemi Covid-19.

"Kita semua mencatat tahun 2020 sebagai tahun ujian yang amat berat, Pandemi Covid-19 mengakibatkan krisis kesehatan dunia, dan krisis perekonomian dunia yang melanda 215 negara," kata Jokowi dalam siaran daringnya, Kamis, 31 Desember 2020.

Jokowi mencatat, total kasus positif Covid-19 dunia mencapai 82 juta orang, dengan angka kematian 1,8 juta jiwa.

Selain itu, banyak orang kehilangan pekerjaan, kehilangan nafkah yang membuat 2020 menjadi krisis terberat dalam sejarah dunia.

"Bangsa kita juga tak luput cobaan, tak mudah, ujian amat berat, tapi kita harus bersyukur alhamdulillah kita mampu menghadapi dengan ketegaran, kita tetap bisa tegak menjalani roda kehidupan," ujar Jokowi.

 

3 dari 6 halaman

Optimistis 2021 Indonesia Bangkit Atasi Krisis

Jokowi
Perbesar
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan sambutan secara virtual peringatan HUT ke-56 Partai Golkar menyebut, pandemi COVID-19 membuat kontraksi ekonomi di berbagai negara, tak terkecuali Indonesia, Sabtu (24/10/2020). (Biro Sekretariat Presiden/Kris)

Meski begitu, Jokowi optimistis Indonesia segera bangkit dari krisis akibat pandemi Covid-19. Dia percaya, investasi baru akan mulai bermunculan pada 2021 sehingga mampu menggerakkan ekonomi masyarakat dan industri di masa depan.

"Sehingga peluang kerja meningkat dan kesejahteraan masyarakat membaik," kata dia.

Namun demikian, lanjut Jokowi, lahirnya investasi baru bukan berarti persoalan sudah selesai. Dia meyakini ada satu syarat terpenting harus dikerjakan untuk pemulihan krisis akibat pandemi Covid-19, yakni dengan menghentikan penyebarannya segera.

"Pemerintah akan terus bekerja keras mengendalikan kasus Covid-19, vaksinasi akan segera dilakukan di pertengahan Januari 2021 ini," papar Jokowi.

 

4 dari 6 halaman

Segera Mulai Vaksinasi Covid-19

Jokowi
Perbesar
Presiden Jokowi saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN-Australia secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor Jawa Barat, Sabtu (14/11/2020). (Foto Biro Pers Sekretariat Presiden)

Jokowi mengatakan vaksinasi akan segera dilakukan pertengahan Januari 2021. Hal tersebut kata Jokowi untuk memutus penyebaran Covid-19 di Indonesia.

"Vaksinasi juga akan segera dilakukan pertengahan Januari 2021 ini, untuk mencapai herd immunity, kekebalan komunal, sehingga penyebaran Covid-19 bisa kita hentikan," tutup dia.

5 dari 6 halaman

Lonjakan Kasus Covid-19 dan Amarah Jokowi

Infografis Lonjakan Kasus Covid-19 dan Amarah Jokowi. (Liputan6.com/Triyasni)
Perbesar
Infografis Lonjakan Kasus Covid-19 dan Amarah Jokowi. (Liputan6.com/Triyasni)
6 dari 6 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓