Pemprov DKI Siapkan TPU Rorotan Jadi Pemakaman Covid-19

Oleh Ika Defianti pada 31 Des 2020, 10:47 WIB
Diperbarui 31 Des 2020, 10:47 WIB
TPU Rorotan Disiapkan untuk Pemakaman Khusus Covid-19
Perbesar
Petugas dari Dinas Bina Marga menggunakan kendaraan alat berat saat menyelesaikan penggarapan lahan untuk dijadikan lokasi pemakaman khusus Covid-19 di Rorotan, Jakarta, Selasa (29/9/2020). Lokasi ini sebelumnya merupakan kawasan pertanian. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan, pihaknya akan mengupayakan lahan baru pemakaman untuk jenazah dengan protokol kesehatan Covid-19. Lahan baru tersebut rencananya di TPU Rorotan, Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.

"Tahap pertama seluas 8.000 meter dari 2 hektare yang dapat menampung sekitar 1.500 petak makam," kata Riza dalam unggahan media sosial Instagram @bangariza, Kamis (31/12/2020).

Selain itu, pihaknya juga masih terus mematangkan lahan di TPU Rorotan dengan luas 25 hektare. Kendati begitu, Riza tidak menyebutkan pasti kapan TPU tersebut dapat digunakan.

"Sekali lagi, lahan baru untuk pemakaman segera kita buka di TPU Rorotan di Jakarta Utara," jelasnya.

Sebelumnya, TPU Pondok Ranggon Jakarta Timur yang selama ini sebagai tempat pemakaman khusus Covid-19 dikabarkan sudah tidak dapat menampung jenazah lagi.

Sedangkan, Ketua Satuan Pelaksana Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tegal Alur Wawin Wahyudi menyatakan lahan Tegal Alur masih mencukupi untuk pemakaman jenazah dengan protokol Covid-19.

"Ketersediaan lahan di Tegal Alur saat ini masih mencukupi meski telah terjadi peningkatan jumlah jenazah yang masuk beberapa hari lalu," kata Wawin saat dihubungi Liputan6.com, Rabu (30/12/2020).

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

2 dari 3 halaman

Sudah Kembali Turun

Dia menyebut sempat terjadi peningkatan pemakaman sejak 25 Desember 2020 yang mencapai 40-50 jenazah dalam satu hari. Namun, saat ini ada penurunan jumlah jenazah yang dimakamkan.

"Tertinggi kemarin, Senin (28/12/2020) kalau enggak salah sampai 52 jenazah, kemarin tidak sampai 40 jenazah," ucapnya.

 

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓