Top 3 News: Pusat Latihan Jaringan Teroris JI di Semarang Tercium Densus 88

Oleh Yopi MakdoriLizsa EgehamMaria FloraDevira Prastiwi pada 28 Des 2020, 08:01 WIB
Diperbarui 28 Des 2020, 08:01 WIB
Polisi Tangkap Terduga Teroris
Perbesar
Polisi bersenjata lengkap mengawal sejumlah terduga teroris untuk dihadirkan dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (17/5/2019). Sepanjang bulan Mei 2019, tim Densus 88 Antiteror telah menangkap sebanyak 29 terduga teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD). (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - Top 3 news hari ini soal kabar Detasemen Khusus atau Densus 88 Antiteror Polri yang berhasil membongkar pusat latihan jaringan teroris Jamaah Islamiyah (JI).

Kelompok teroris JI itu memiliki pusat pelatihan berupa villa yang terletak di Desa Gintungan, Bandungan, Semarang, Jawa Tengah.

Menurut Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono, lokasi tersebut cukup sepi dan dijadikan oleh para anggota muda JI untuk melatih bela diri dan persenjataan hingga simulasi penyerangan pasukan VVIP.

Lalu, terkuak pula adanya dugaan perbuatan mesum yang dilakukan pasangan sesama jenis oleh perawat dan pasien Covid-19 di Rumah Sakit Darurat atau RSD Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta.

Kabar tersebut pertama kali viral di sosial media Twitter diunggah oleh akun @bottialter. Dia juga mengunggah screenshot atau tangkapan layar chat WhatsApp yang berisi chat mesumnya.

Perbuatan mesum yang dilakukan keduanya juga telah dibenarkan Kapendam Jaya Letnan Kolonel Arh Herwin BS.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud Md mengungkapkan dirinya mengetahui soal adanya daftar grup penguasa tanah Hak Guna Usaha (HGU).

Menurut Mahfud Md, setiap grup tersebut menguasai lahan hingga ratusan ribu hektare. Mereka bahkan menggunakan lahan itu dengan cara yang sah.

Berikut deretan berita terpopuler di kanal News Liputan6.com sepanjang Minggu, 27 Desember 2020:

2 dari 6 halaman

Densus 88 Polri Bongkar Pusat Latihan Generasi Muda Teroris JI di Semarang

Terduga Teroris Blitar Berprofesi Sebagai Penjual Tabung Elpiji
Perbesar
Ilustrasi Densus 88 Antiteror 88 Polri, Foto: Antaranews.com

Densus 88 Antiteror Polri membongkar pusat latihan jaringan teroris Jamaah Islamiyah (JI) yang terletak di Desa Gintungan, Bandungan, Semarang, Jawa Tengah.

Tempat latihan berupa sebuah villa dua lantai yang disewa oleh jaringan teroris tersebut. Area villa tampak begitu asri dengan kondisi yang cukup sepi.

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengatakan, di tempat itulah para anggota muda JI dilatih bela diri dan persenjataan hingga simulasi penyerangan pasukan VVIP.

"Di pusat latihan tersebut sudah disiapkan beberapa pelatih untuk membentuk para anggotanya terampil bela diri, menggunakan pedang dan samurai, penyergapan, hingga perakitan bom," ujar Argo, Minggu, 27 Desember 2020.

 

Selengkapnya...

3 dari 6 halaman

Fakta Dugaan Mesum Sesama Jenis Perawat dan Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Kemayoran

FOTO: Jumlah Pasien COVID-19 di RSD Wisma Atlet Meningkat
Perbesar
Tim medis yang mengantar pasien COVID-19 melapor kepada petugas penjaga saat tiba di RSD Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, Selasa (17/11/2020). Jumlah pasien COVID-19 di RSD Wisma Atlet yang semula 1.580 orang kini menjadi 1.667 orang. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Dua terduga pelaku yang melakukan perbuatan mesum di RS Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, telah ditangkap. Mereka adalah pasangan sesama jenis yang merupakan oknum tenaga kesehatan dan seorang pasien Covid-19.

Perbuatan mesum yang dilakukan keduanya belakangan telah dibenarkan Kapendam Jaya Letnan Kolonel Arh Herwin BS.

"Benar telah terjadi insiden asusila sesama jenis antara oknum tenaga kesehatan dan pasien Covid-19 di RSD Wisma Atlet," kata Kapendam Jaya Herwin, Sabtu malam, 26 Desember 2020.

Sebelumnya, perbuatan mesum yang dilakukan keduanya viral di media sosial usai pasien Covid-19 mengaku telah melakukan tindak asusila dengan oknum perawat.

 

Selengkapnya...

4 dari 6 halaman

Mahfud Md: Saya Dikirimi Daftar Grup Penguasa Tanah HGU Ribuan Hektare, Ini Gila

Mahfud Md
Perbesar
Menko Polhukam, Mahfud Md bersiap meninggalkan Gedung KPK memberikan keterangan seusai menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) di Jakarta, Senin (2/12/2019). Diberitakan sebelumnya, KPK mengimbau para menteri untuk melaporkan kekayaan mereka ke KPK. (merdeka.com/Dwi Narwoko)

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud Md mengaku mendapat daftar grup penguasa tanah Hak Guna Usaha (HGU). Menurut dia, setiap grup menguasai lahan hingga ratusan ribu hektare.

"Saya dapat kiriman daftar group penguasa tanah HGU yang setiap group menguasai sampai ratusan ribu hektar. Ini gila," kata Mahfud Md dikutip dari akun Twitternya @mohmahfudmd, Minggu, 27 Desember 2020.

Dia mengatakan, para penguasa itu telah menguasai lahan HGU itu sejak lama. Mahfud mengakui kasus ini sulit diselesaikan, sebab penguasaan dilakukan dengan cara yang sesuai dengan hukum berlaku.

 

Selengkapnya...

5 dari 6 halaman

Penangkapan Terduga Teroris Ahli Bom Jamaah Islamiyah

Infografis Penangkapan Terduga Teroris Ahli Bom Jamaah Islamiyah. (Liputan6.com/Trieyasni)
Perbesar
Infografis Penangkapan Terduga Teroris Ahli Bom Jamaah Islamiyah. (Liputan6.com/Trieyasni)
6 dari 6 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓