Ibas Demokrat: Vaksin Covid-19 Gratis Harus Dipastikan Aman

Oleh Yopi Makdori pada 17 Des 2020, 14:34 WIB
Diperbarui 17 Des 2020, 14:36 WIB
Pemkot Depok Gelar Simulasi Vaksin COVID-19
Perbesar
Petugas kesehatan mengecek pasein saat simulasi vaksin COVID-19 di Puskesmas Tapos, Depok, Jawa Barat, Kamis (22/10/2020). Pemkot Depok menggelar simulasi vaksin COVID-19 dalam rangka persiapan vaksinasi yang rencananya akan dilaksanakan bulan November 2020. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono mengapresiasi langkah pemerintah yang menggratiskan vaksin Covid-19 kepada seluruh rakyat Indonesia.

"Kita apresiasi upaya pemerintah untuk menggratiskan vaksin Covid-19 kepada masyarakat," kata Edhie Baskoro Yudhoyono dalam keterangan tertulisnya, Kamis, (17/12/2020).

Meski demikian, pria yang kerap disapa Ibas ini meminta agar vaksin yang akan diberikan tersebut sudah harus melalui uji klinis dan terbukti aman. "Namun vaksin gratis yang akan disuntikkan kepada rakyat tersebut harus yang benar-benar verified dan aman," tegas Ibas.

Ibas juga berharap, pemberian vaksin ini benar-benar menjadi solusi bagi bangsa ini, bukan malah menjadi masalah baru.

"Juga harus teruji dan dapat dibuktikan efektivitasnya dalam mencegah virus Covid-19, sehingga tidak menimbulkan efek samping negatif di kemudian hari," tandas Ibas.

2 dari 3 halaman

Jokowi: Vaksin Covid-19 untuk Masyarakat Gratis

Jokowi Tinjau Fasilitas Produksi Vaksin Covid-19 di Bio Farma
Perbesar
Presiden Joko Widodo atau Jokowi (kanan) meninjau fasilitas produksi dan pengemasan di PT Bio Farma, Bandung, Jawa Barat Selasa (11/8/2020). Jokowi menggunakan pakaian lengkap penelitian untuk melihat Laboratorium Bio Farma. (Foto: Biro Pers Kepresidenan)

Presiden Jokowi memutuskan bahwa vaksin Covid-19 akan diberikan kepada masyarakat secara gratis. Hal ini diputuskan setelah menerima masukan dari masyarakat dan mengkalkulasi ulang keuangan negara.

"Saya sampaikan bahwa vaksin Covid-19 untuk masyarakat adalah gratis. Sekali lagi, gratis tidak dikenakan biaya sama sekali," jelas Jokowi di Youtube Sekretariat Presiden, Rabu 16 Desember 2020.

Dia memerintahkan seluruh jajaran kabinet, pimpinan lembaga negara, dan kepala darerah untuk memprioritaskan program vaksinasi di anggaran 2021. Jokowi juga meminta Menteri Keuangan Sri Mulyani merealokasi anggaran negara untuk ketersediaan dan vaksinasi gratis.

"Sehingga tidak ada alasan bagi masyarakat untuk tidak mendapatkan vaksin," kata dia.

Adapun mulanya vaksinasi Covid-19 terdiri dari dua skema yakni, gratis (subsidi) untuk warga tak mampu. Kemudian, vaksin mandiri atau berbayar.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

vaksin gratis
Perbesar
vaksin gratis
Lanjutkan Membaca ↓